Aneh, Bank NTT Persulit Nasabah Yang Ingin Lunasi Pinjaman

Aneh, Bank NTT Persulit Nasabah Yang Ingin Lunasi Pinjaman

PORTALNTT.COM, ENDE - PT. Bank Pembangunan Daerah NTT atau lebih dikenal dengan Bank NTT kembali berulah dan membuat nasabahnya kecewa. Pasalnya, piha

Penetapan Jonas Salean Sebagai Calon Oleh KPU Bisa Berdampak Hukum
Soal Beasiswa PIP, Pihak Dinas Akan Panggil Seluruh Kepala Sekolah SMA/SMK di Kota Kupang
PAN Kota Kupang Usung FirmanMu Bertarung di Pilwakot Kupang

PORTALNTT.COM, ENDE – PT. Bank Pembangunan Daerah NTT atau lebih dikenal dengan Bank NTT kembali berulah dan membuat nasabahnya kecewa. Pasalnya, pihak Bank NTT Cabang Ende, mempersulit nasabah yang ingin melunasi pinjamannya di Bank kebanggaan masyarakat NTT ini.

Kristiana Karolina Keu BT, seorang nasabah yang menghubungi media ini mengungkapkan kekesalannya, lantaran pihak bank seolah-olah mengabaikan haknya sebagai nasabah.

“Saya datang mau melunasi pinjaman di Bank NTT, tapi sampai di sini petugas bilang dipending dulu sampai bulan Januari baru bisa dilayani. Saya tanya alasannya apa, mereka bilang aturan Bank seperti itu. Lalu saya minta mau ketemu kepalanya mereka tidak mau,” ungkap Karolina dari balik telponnya, Senin (1/10).

Karolina heran karena sebagai nasabah ia merasa tidak pernah lalai dalam melaksanakan kewajibannya membayar pinjaman tapi ketika hendak melunasi pinjamannya malah diberikan alasan yang tidak masuk akal menurutnya.

“Ini kan aneh, masa nasabah mau melunasi pinjamannya tapi kok dihalang-halangi dengan alasan yang tidak masuk akal. Hak kami nasabah mana kalau aturannya seperti ini,” tegas Karolina dengan kesalnya.

Ia juga mengakui alasannya ingin melunasi pinjamannya di Bank NTT karena bunga sangat besar dan sistem pengembalian yang sangat mencekik nasabah.

“Saya pinjam Rp. 135 juta dan sudah melunasi selama 2 tahun tapi pokoknya hanya Rp. 2 juta saja. Bank ini milik masyarakat NTT tapi kenapa gunakan sistem yang menyusahkan nasabah seperti ini. Saya lalu pinjam di Bank mandiri karena di sana bunganya kecil, 0,63/bulan,” bebernya.

Selain itu diungkapkan Karolina, apa yang dialaminya juga dirasakan oleh beberapa nasabah lainnya yang nota bene adalah PNS.

“Bukan hanya saya saja yang mengeluh, ada kawan-kawan lain juga yang PNS mengeluhkan yang sama. Dan mereka juga terpaksa ambil jalan keluar pinjam di Bank lain dan tutup pinjaman di Bank NTT,” pungkas Karolina.

Sementara itu, Kepala Cabang Bank NTT Ende yang coba dihubungi media ini belum berhasil dimintai tanggapannya terkait masalah ini. (Jefri Tapobali)

Komentar Anda?

COMMENTS

DISQUS: 0