Home / Daerah / Babinsa Katikutana Ingatkan Pelajar Tentang Disiplin dan Menghormati Guru

Babinsa Katikutana Ingatkan Pelajar Tentang Disiplin dan Menghormati Guru

120 Kali dibaca

Bagikan Halaman ini

PORTALNTT.COM, SUMBA TENGAH – Babinsa Ramil 1613-05/Katikuta sertu Gil Madeira jadi Pembina Upacara, hari senin tgl 16 April 2018 di SD Inpres Madidi Palamedu ,desa Wairasa, Kecamatan Umburatunggay Barat  Sumba Tengah. Dalam kesempatan itu, Ia
mengingatkan tentang disiplin dan menghormati guru.

Hal ini sebagai bentuk untuk menindak lanjuti perintah Dandim 1613/SB Letkol Inf Fifin Zudi Syaifuddin S.Pd, Danramil 1613-05/Katikutana Kapten Inf Nurhadi memerintahkan para Babinsanya untuk bertindak jadi pembina upacara di sekolah-sekolah setiap hari Senin.

Hal ini dikatakan Danramil 1613-05/Katikutana Kapten Inf Nurhadi bahwa murid SD, SMP dan SMA merupakan generasi penerus Bangsa di Republik Indonesia ini perlu adanya tuntunan Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan yang mendalam sampai meresap di hati pemuda penerus bangsa di wilayah Kabupaten Sumba Tengah.

“Dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan Tehnologi yang semakin maju dn canggih semua itu akan berpengaruh terhadap para generasi muda,” katanya.

Dalam amanat upacara bendera hari, Senin 16 April 2018 Babinsa sertu Gil Madeira mengingatkan kembali kepada murid-murid SD Inpres Madidi Palamedu, desa Wairasa untuk lebih hati-hati dalam menggunakan hp/media sosial dan harus selalu mengingat kembali jasa perjuangan para Pahlawan Bangsa yang sudah susah payah memperjuangkan Kemerdekaan Republik Indonesia, begitu juga anak sekolah tidak boleh merokok dan harus menghindari pengaruh Narkoba dn minuman keras karena semua itu akan merusak generasi muda dan bangsa Indonesia.

“Sebagai murid yang baik dan santun harus selalu disiplin mengikuti aturan sekolah dn menghornati guru karena guru yang membentuk kamu jadi pinter dan jadi pemimpin besar di negara Indonesia pada khususnya di Kabupaten Sumba Tengah tercinta,” ucap Babinsa.

“Kesan para guru dalam kegiatan ini, Babinsa sebagai pembina upacara di sekolah disambut positif oleh kepala sekolah dan para guru karena para murid telah diingatkan kembali tentang disiplin, hormat pada guru, wawasan kebangsaan, Bela Negara, pengaruh miras, narkoba dann harus mengingat kembali jasa para Pahlawan Bangsa Indonesia yang sudah memperjuangkan Kemerdekaan nyawa taruhannya inilah sebagai bekal para murid- murid kami,” ungkap kepsek. (Mus)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini