Home / Politik / Balon Bupati Rote Tidak Mampu Jawab Pertanyaan Panelis, Ahmat Kiah: Jangan Paksa Diri

Balon Bupati Rote Tidak Mampu Jawab Pertanyaan Panelis, Ahmat Kiah: Jangan Paksa Diri

5784 Kali dibaca

Bagikan Halaman ini

PORTALNTT.COM, ROTE NDAO – Empat paket bakal calon (balon) Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao, mengikuti pemaparan visi misi, uji kelayakan dan kepatutan dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di hotel Neo Aston kupang, Rabu(13/09).

Adapun keempat paket tersebut adalah Paket Sasando (Jonas C Lun,S. Pd dan Dr.Adolfina Elisabeth Mooy Koamesakh, M.th, M.Hum), Paket Elus (Drs.Elisa Suki dan Lasarus Y Pah), Paket Ndolusio Lakamola (Thobias M Ndolu dan A. B Tony Manafe) dan Paket Lentera Jilid III (Ny paulina Haning Bulu,SE).

Ketua DPD PPP Kabupaten Rote Ndao, Ahmad Kiah yang saat itu mengikuti tahapan pemaparan visi misi di Kupang ketika dikonfirmasi wartawan via telepon selular mengatakan dari keempat kandidat yang hadir hanya bakal calon Bupati Ny Paulina Haning Bulu yang tidak didampingi pasangan wakilnya, tapi ironisnya didampingi suaminya Leonard Haning selaku Bupati Rote Ndao dua periode.

Menurut Ahmad Kiah dari sejumlah pertanyaan yang dilontarkan panelis, bakal calon Bupati Ny. Paulina haning tidak mampu menjawab dan pertanyaan itu di jawab suaminya Leonard Haning yang bukan bakal calon Bupati atau Wakil Bupati.

“Ini menunjukkan bahwa yang bersangkutan (Ny Paulina Haning,red) tidak memiliki kemampuan dan sebaiknya lihat dulu kemampuan diri sendiri, kalau tidak mampu jangan paksakan diri,” ungkap Ahmad Kiah, Kamis (14/9).

Ahmad Kiah juga mengungkapkan, kalau dirinya termasuk salah satu panelis maka bakal calon Bupati Ny. Paulina Haning tidak diakomodir di PPP, karena dinilai tidak layak memimpin Rote Ndao lima tahun ke depan.

Sementara itu Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan Provinsi NTT, Jainudin Lonek yang juga salah satu panelis dalam kegiatan uji kepatutan dan kelayakan tersebut ketika ingin dikonfirmasi wartawan via telepon selular belum berhasil. Hingga berita ini diturunkan, sudah tiga kali dihubungi, namun tak ada jawaban. (Nadus)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini