Berburu Sunset di Rumah Pohon Danau Asmara

Berburu Sunset di Rumah Pohon Danau Asmara

PORTALNTT.COM, LARANTUKA- Dari ketinggian rumah pohon Danau Asmara ternyata menyimpan eksotisme sunset yang indah. Secara view sunset dapat dipandang

Masyarakat Adat Watowiti Gelar Aksi Demo Dikantor Bandar Udara Larantuka
Lantamal VII Selenggarakan Pengobatan Gratis di Wilayah Perbatasan NKRI
Bupati Dapawole Lepas Jamaah Haji Kloter 66 Sumba Barat

PORTALNTT.COM, LARANTUKA- Dari ketinggian rumah pohon Danau Asmara ternyata menyimpan eksotisme sunset yang indah. Secara view sunset dapat dipandang jelas dari ketinggian rumah pohon ini. Wisatawan akan dapat merasakan atmosfer sunset dan hamparan awan senja sore dengan balutan khas warna orannye dan kuningnya.

Keindahan sunset dengan hamparan awan senja ini menjadi salah satu dari sekian banyak “dokumentasi wajib” bagi para wisatawan. Mereka berlomba-lomba mengabadikannya (sunset) dilakukan dalam moment dan felling yang tepat. Tak heran jika para pengunjung yang datangnya pagi hari memilih bertahan hingga sore karena tak ingin melewatkan moment indah di Danau Asmara tersebut.

Pantauan Portal NTT pada saat berkunjung ke Danau Asmara, Kamis (21/9/2017), para pengunjung berlomba-lomba memilih mengabadikan moment sunset dari atas rumah pohon. Rumah Pohon tersebut dibangun di atas Pohon Reo yang sudah dipangkas beberapa dahan dan ranting kemudian disambungkan antara satu dahan dengan dahan yang lainnya menggunakan kayu dan papan. Rumah pohon tersebut terdapat tiga tingkat. Dari tingkat pertama pengunjung dapat melihat keindahan Danau Asmara.

Danau Asmara oleh masyarakat setempat menyebutnya Waibelen ini terletak di Desa Waibao, Kecamatan Tanjung Bunga, Kabupaten Flores Timur (Flotim), tepatnya 53 kilometer arah ujung timur pulau Flores. Untuk sampai di danau ini pengunjung dapat mengaksesnya menggunakan sepeda motor atau menyewa mobil dengan membayar Rp 300 ribu pulang pergi. Dari Waiklibang, ibukota Kecamatan Tanjung Bunga, perjalanan menuju danau melewati Desa Waibao sekitar 15 kilometer melewati jalan berbatu, sisa-sisa peninggalan jalan aspal.

Myn Elisabeth salah seorang pengunjung asal kota Larantuka kepada media ini mengatakan, Danau Asmara adalah anugerah terindah dari Sang Pencipta. Danau Asmara memberikan kehidupan bagi masyarakat setempat. kehadiran sunset katanya membuat keindahan Danau Asmara menjadi sempurna dipandang mata. Dirinya juga berharap agar diperbanyak fasilitas-fasilitas yang ada di area rumah pohon dan Danau Asmara.

“Pemandangan alamnya indah dengan adanya sunset pada sore hari. Danau memberikan kehidupan untuk warga. Saya lihat dari atas rumah pohon itu juga Danau ini dikelilingi kebun milik warga yang ditumbuhi pepohonan hijau. Oleh karena itu pemerintah mulai berfikir untuk membenahi fasilitas-fasilitas yang kurang di Danau ini, sekaligus mempromosikan Danau Wisata sebagai salah satu objek wisata yang ada di Flotim,” kata Myn Elisabeth. (Ola)

Komentar Anda?

COMMENTS

DISQUS: 0