BPD Desa Tunganamo Surati Bupati Rote Ndao, Ada Apa?

BPD Desa Tunganamo Surati Bupati Rote Ndao, Ada Apa?

PORTALNTT.COM, ROTE NDAO - Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) desa Tunganamo, Yohanis Lima menyurati bupati Rote Ndao, dengan nomor surat: 02/BPDT

Apotek Kimia Farma Atambua Berikan Layanan Terbaik bagi Peserta JKN-KIS
Siswa/i SMAN 1 Wewewa Timur Dapat Sosialisasi Wawasan Kebangsaan Dari Dandim 1613/SB
Gubernur NTT Resmikan Kantor Bank NTT Cabang Sumba Barat

PORTALNTT.COM, ROTE NDAO – Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) desa Tunganamo, Yohanis Lima menyurati bupati Rote Ndao, dengan nomor surat: 02/BPDT/XI/2019, perihal: Permohonan pengangkatan Pj. kepala desa Tunganamo periode 2019-2020.

Yohanis Lima saat ditemui media ini di rumahnya, Rabu (6/11/2019), mengatakan bahwa ia bersurat ke bupati Rote Ndao agar dapat mengangkat dan melantik penjabat kepala desa oleh karna sudah satu bulan lebih ini, terhitung tanggal 04 oktober 2019 hingga saat ini dijabat oleh PLT berdasarkan surat keputusan camat Pantai Baru.

“Dijelaskan bahwa jika bupati tidak mengangkat dan melantik penjabat kepala desa maka sudah tentu pelayanan pembangunan di masyarakat akan terhambat kalau terus dijabat oleh Pelaksana Tugas (PLT),” katanya.

Menurutnya kegiatan TA. 2019 ini sisa hanya satu bulan lebih saja dan jika jabatan kepala desa hanya dijabat oleh PLT, maka sudah tentu akan berpengaruh terhadap progres kegiatan pembangunan fisik maupun non fisik karna secara aturan.

“PLT tidak memiliki kewenangan untuk pencairan keuangan terutama Dana Desa sehingga dengan adanya kondisi tersebut akan mengganggu proses dan tahapan kegiatan fisik di desa Tunganamo,” tandasnya.

“Saat ini kita sudah mau memasuki musim penghujan sedangkan kegiatan fisik seperti pekerjaan Rabat beton 200 meter dan juga satu crossway belum dikerjakan, jenis pekerjaan seperti ini sudah tentu bisa saja dikerjakan di musim penghujan namun memiliki resiko yang cukup tinggi,” tambah Yohanis.

Ketika ditanya apa penyebab bupati Rote Ndao tidak mengangkat dan melantik penjabat kepala desa, Yohanis menyampaikan bahwa untuk itu ia tidak mengetahui karna itu kewenangan bupati.

Namun dijelaskan dari hasil pendekatan kepada camat sudah merekomendasikan nama-nama calon penjabat ke bupati untuk mengangkat salah satunya menjadi penjabat kepala desa Tunganamo.

“Jadi terkait keterlambatan ini, entah kepentingannya apa, maksudnya apa, sampai terlamabat seperti ini saya sama sekali tidak tahu,” ungkapnya.

Yohanis juga berharap pengangkatan pj. kepala desa oleh bupati Rote Ndao bisa secepatnya agar pelayanan dibidang pemerintahan, pembangunan dan pemberdayaan serta pelayanan kemasyarakatan.

“Dan tak kalah pentingnya pekerjaan fisik yang masih nol persen bisa dikerjakan dan berjalan dengan baik sesuai dengan harapan masyarakat desa Tunganamo,” ungkap Yohanis penuh harap. (Yesar Tasi)

Komentar Anda?

COMMENTS

DISQUS: 0