Bukan Main, Ternyata Ketua Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia Putra Rote Ndao

Bukan Main, Ternyata Ketua Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia Putra Rote Ndao

Hoax, Registrasi Kartu Prabayar Paling Lambat 31 Oktober 2017
Telkomsel Regional Bali Nusra Berbagi Dalam Kebersamaan Dengan 200 Anak Yatim di Bali
Warga Eks Timor-Timur Kecam Pelaksanaan Kongres III UNTAS, Ada Apa?

PORTALNTT.COM, JAKARTA – Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia mengapresiasi pernyataan Rektor Indonesia, Muhammad Anis yang disampaikan saat Sidang Terbuka Majelis Wali Amanat UI di Depok, Rabu (19/6).

“Siapa sangka, Ketua Majelis Amanat Universitas Indonesia (UI) adalah salah satu Putra terbaik Asal Pulau Terselatan(NKRI) Rote Ndao, Provinsi NTT, dialah Saleh Husin, bahkan mempunyai beberapa Anggota yaitu Menko eko Darmin Nasution, Menkeu Sri Mulyani, Menteri Bappenas Bambang Brojo,” kata Saleh Husein mengulang apa yang disampaikan rektor UI, Muhammad Anis.

Saleh Husein dalam sambutanya mengatakan keberadaan Universitas Indonedia (UI) sebagai agen perubahan dalam pembangunan peradaban bangsa, dengan menyiapkan sumber daya berkualitas, sesuai karakter dan nilai budaya Indonesia seperti disampaikan oleh rektor UI dalam pidato pertanggung jawaban sebelumnya di akhir masa tugasnya.

“Adalah tugas sekaligus amanah berkesinambungan yang tak berhenti saat Pak Anis menuntaskan masa tugasnya, tapi juga menjadi tanggung jawab rektor berikutnya,” kata mantan mengeri perindustrian ini.

Dirinya berharap organ UI yang ada selain Majelis Wali Amanat, yakni Dewan Guru Besar serta Senat Akademik dapat segera menyampaikan tanggapan atas pidato pertanggung jawaban tersebut.

“Kami berharap, rektor mendatang mampu membangun sinergi lebih kuat lagi dalam menggalang potensi besar para alumni ( Iluni UI) sehingga apa yang telah dilakukan oleh Pak Anis dan jajarannya dalam membesarkan UI, berupaya menembus peringkat 200 perguruan tinggi terbaik dunia dapat terus berlanjut, dan tercapai dalam waktu singkat,” tegasnya.

Saleh mengatakan hal ini dapat dicapai jikalau segenap sivitas akademika mau melebur, meninggalkan kepentingan kelompok maupun golongan. Menteri Perindsutrian periode 2014-2016 ini juga mengingatkan agar UI dapat lebih progresif mengembangkan riset terapan dengan menggandeng pihak eksternal, dalam hal ini sektor industri.

Komentar Anda?

COMMENTS

DISQUS: 0