JKN-KIS Membantu Pembiayaan Operasi Tumor Ganas

JKN-KIS Membantu Pembiayaan Operasi Tumor Ganas

Warga RT 19 RW 08 Kelurahan Penfui Minta Lampu Penerangan Jalan
Anggota Paskibraka Tingkat SMA Sumba Tengah Jalani Latihan Bersama
Wakil Bupati Sumba Barat Resmi Membuka Sosialisasi Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana

PORTALNTT.COM, BETUN – Program Jaminan Kesehatan Nasional–Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) adalah salah satu Program Pemerintah dalam rangka membuat rakyat lebih sehat dan sejahtera. Dengan rakyat yang sehat dengan sendirinya akan meningkatkan produktivitasnya dalam menyejahterakan dirinya dan keluarganya, hal tersebut dirasakan oleh Laurensius Sekey (46) seorang petani yang juga pernah memanfaatkan layanan Program JKN-KIS ini dalam hal pengobatan tumor yang dialami anaknya Maria Odalina Seki (18) yang masih duduk dibangku kelas 3 SMA.

“Awalnya pada bulan September Tahun 2018 saya memeriksakan benjolan di kepala anak saya di RSUD Prof. Dr. W. Z. Yohannes Kupang. Setelah diperiksa oleh dokter spesialis ternyata benjolan itu adalah tumor dan dikategorikan ganas oleh dokter, sehingga harus secepatnya dilakukan operasi pengangkatan. Saya dan keluarga mulai panik dan kuatir dengan kondisi anak saya, dan tentu saja terkait biayanya,” tutur Laurens saat ditemui, Jumat (24/05).

Namun Laurens disarankan oleh dokter dan perawat untuk segera mendaftarkan diri dan keluarga di Program JKN-KIS.

“Dokter dan perawat bilang daftar JKN-KIS saja biar biaya pengobatan dan operasi gratis akhirnya saya kembali ke Malaka dan saya pergi ke kantor BPJS Kesehatan, di situ saya mendapat penjelasan dari petugas tentang cara dan syarat, hak dan kewajiban sebagai peserta JKN-KIS, dan saya serta keluarga putuskan untuk mendaftar sebagai peserta mandiri kelas 3,” lanjut Laurens.

Setelah terdaftar dan membayar iuran lantas Laurens langsung menggunakan layanan JKN-KIS untuk pengobatan anaknya.

“Setelah jadi kartunya, saya kembali memeriksakan anak saya sesuai alur pelayanan dan akhirnya anak saya dirujuk ke RST. Wirasakti Kupang untuk menjalani operasi pengangkatan tumor di kepalanya. Operasinya tanggal 7 Desember 2018, dan syukur, tidak ada biaya yang kami keluarkan kecuali iuran yang kami bayar rutin tiap bulan dan Pelayanan yang diberikan dari perawat, dokter umum sampai dokter spesialis di rumah sakit juga baik,” ungkap Laurens.

Di akhir ceritanya Laurens mengucapkan terima kasih kepada pemerintah, tenaga kesehatan dan menghimbau kepada yang belum terdaftar agar segera mendaftarkan diri menjadi Peserta JKN-KIS.

“Terakhir saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah untuk program baik ini yang sangat membantu masyarakat kecil dan juga terima kasih untuk, dokter dan perawat yang sudah mengobati anak saya serta JKN-KIS yang telah membantu membiayayai operasi anak saya dan yang belum mendaftar segera daftarkan diri di JKN-KIS karena besar manfaatnya cukup hanya dengan membayar iuran rutin tiap bulan tepat waktu,” tutup Laurens. (PN)

Komentar Anda?

COMMENTS

DISQUS: 0