Home / Pariwisata / Kadis Kebudayaan dan Pariwisata TTU Sebut TdT Even Dadakan

Kadis Kebudayaan dan Pariwisata TTU Sebut TdT Even Dadakan

256 Kali dibaca

Bagikan Halaman ini

PORTALNTT.COM, KEFAMENANU – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten TTU, Agustinus Kaesnube mengatakan, Event TdT ini merupakan kegiatan dadakan yang tak ada koordinasi jauh sebelum kegiatan dilaksanakan.

”Ini kegiatan sama sekali tidak ada koordinasi yang baik dari Kementrian dan Dinas Pariwisata Provinsi dengan Disbudpar TTU sehingga persiapan kami seperti ini saja,” ungkapnya pada wartawan, Minggu (10/12).

Kadis Pariwisata NTT, Marius  Ardu Jelamu kepada wartawan mengatakan, Tour di Timor merupakan salah satu upaya dan strategi marketing pariwisata untuk menciptakan branding baru pariwisata di Pulau Timor.

“Selain Festival Likurai yang masuk even nasional, kita berharap Tour di Timor menjadi ajang menciptakan branding baru pariwisata Timor. Itu prinsip dasar kita,” kata Jelamu.

Kendati belum semua Pemkab memberikan perhatian serius kepada even ini, namun Jelamu tetap berharap kerjasama terus dilakukan untuk perbaikan even ini agar lebih baik di tahun depan.

Sementara Louis Ernesto, Seorang warga Insana yang melihat para Bykers menumpang truk milik TNI AD saat melintasi jalur trans timor, dirinya mengaku kesal karena tidak bisa menonton para bykers melintas menggunakan sepeda.

”Ini Tour dengan sepeda, tapi yang saya lihat tadi semua sepeda numpang truk milik TNI. Ini kegiatan apa sebenarnya?” Tanya Mahasiswa Unimor itu yang menilai kegiatan TdT tidak memiliki dampak yang signifsikan bagi masyarakat yang berada di jalur lintasan peserta TdT.

Event Tour di Timor (TdT) tahun 2017 yang dimulai dari titik star etape pertama di Bolan, Kabupaten Malaka dan akan berakhir di etape kelima kupang.

Dalam perjalanan dari etape pertama menuju etape kedua, para peserta TdT tidak mampu menaklukkan jarak tempuh yang telah ditentukan.

Setelah bersepeda belasan kilo meter, akhirnya para Bykers harus menumpang mobil yang telah disiapkan panitia untuk menuju titik finish setiap etape.

Dari etape pertama, Peserta TdT hanya mampu bersepeda belasan kilo meter saja yakni dari titik star Lapangan Bolan sampai di Welaus. Di etape kedua, peserta pun hanya mampu bersepeda dari titik star Pantai Pasir Putih sampai di Dua Jalur Nenuk. untuk sampai pada titik finis peserta akhirnya menupang truk milik TNI. (Jefri)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini