Masih Dalam Tahap Pengerjaan, Kualitas Saluran Irigasi Lanamok Timur Meprihatinkan

Masih Dalam Tahap Pengerjaan, Kualitas Saluran Irigasi Lanamok Timur Meprihatinkan

PORTALNTT.COM, ROTE NDAO - Warga/pemanfaat sangat prihatin dengan kondisi fisik proyek saluran irigasi Lanamok Timur yang terletak di kelurahan Olaful

Bupati Sumba Timur: Bumi Sandelwood Merindukan Kedatangan Presiden Jokowi
Sepasang Kekasih Asal Sumba Timur Tewas, Ternyata Sang Gadis Sedang Hamil!
Lukas Witak Harap Tim Dokter RSUD WZ Johanes Harus Terbuka dan Transparan

PORTALNTT.COM, ROTE NDAO – Warga/pemanfaat sangat prihatin dengan kondisi fisik proyek saluran irigasi Lanamok Timur yang terletak di kelurahan Olafulihaa, kec. Pantai Baru, kab. Rote Ndao yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan namun hampir sebagian dari pekerjaan tersebut sudah rusak.

Proyek tersebut dianggarkan dari Dana Alokasi Khusus penugasan TA.2019, yang dikerjakan oleh Cv. Cahaya Bintang dengan nilai kontraknya, Rp. 987.300.000,-

Oni Nggaluama sebagai pemanfaat ketika ditemui media, Selasa (8/10/2019) di lokasi proyek menyampaikan kekesalannya bahwa ia sangat prihatian dengan kondisi fisik saluran irigasi yang diduga kontraktor mengabaikan akan kualitas pekerjaan sehingga hampir sebagian pekerjaan rusak.

“Ia juga menambahkan bahwa ketebalan lantainya saja rata-rata 5 cm saja dan juga kualitas pasir serta campuran semen yang tidak baik sehingga saluran tersebut mengalami keretakan di bagian dinding saluran dan bahkan pada sebagian lantai sudah terbuka atau berlubang.

Pada kesempatan yamg sama, kepala tukang yang berada di lokasi pekerjaan tersebut juga menyampaikan bahwa untuk panjang saluran adalah 1484 meter tetapi untuk jumlah kubikasinya ia tidak tahu. Namun berkaitan dengan ketebalan lantai saluran adalah 20 cm sedangkan ketebalan lulu campurannya cukup 5 cm saja.

Ketika ditanya tentang desain gambar dari pekerjaan tersebut kepala tukang menyampaikan bahwa ia tidak memegang gambar tapi disuruh kerja seperti itu saja.

Dari hasil pantauan media bahwa lantai saluran irigasi tersebut diurug dengan pasir di atas galian tanah kemudian diberi campuran kurang lebih 5 cm sebagaimana telah dibenarkan oleh kepala tukang.

Kontraktor Pelaksana Kegiatan Cv. Cahaya Bintang ketika dikonfirmasi media ini via WhatsApp menyampaikan bahwa lubang lubang yang ada itu penyebabnya karna pemanfaat membuka air pada saat lantai masih basah.

“Jadi lubang dan retak retak tersebut akan dibongkar dan diperbaiki kembali dan itu sudah diketahui oleh PPK dari dinas PU. Masa kontraknya juga belum habis jadi pekerjaan belum final,” katanya.

Ketika ditanya tentang ketebalan lantai saluran sesuai pantauan media dan pernyataan dari pemanfaat serta kepala tukang bahwa apakah benar campuran lulunya 5 cm saja.

Kontraktor belum bisa menjawab sampai berita ini dipublikasikan. (Yesar Tasi)

Komentar Anda?

COMMENTS

DISQUS: 0