Paskalis Tapobali Tegaskan Jembatan Waima Segera Diperbaiki Kontraktor

Paskalis Tapobali Tegaskan Jembatan Waima Segera Diperbaiki Kontraktor

PORTALNTT.COM, LEWOLEBA - Kepala Dinas Pekerjaan Umum kabupaten Lembata Paskalis Ola Tapobali menegaskan persoalan jembatan Waima yang rubuh pada, Sen

Bupati Dapawole Buka Asistensi Perekaman Data APBDes Bagi 63 Desa se Kabupaten Sumba Barat
Batal Diresmikan Presiden Jokowi, Ruangan Kantor Gubernur NTT Mulai Kropos
Cornelis Carvallo: Gagasan Pembangunan Flotim Harus Sesuai Kebutuhan Masyarakat

PORTALNTT.COM, LEWOLEBA – Kepala Dinas Pekerjaan Umum kabupaten Lembata Paskalis Ola Tapobali menegaskan persoalan jembatan Waima yang rubuh pada, Senin (26/11/2018) akan segera diperbaiki oleh pihak ketiga karena masih dalam status pemeliharaan.

Menurut Tapobali, jembatan Waima yang menghubungkan Kecamatan Nagawutun dan Kecamatan Nubatukan, yang rubuh, sempat membuat aktifitas transportasi dari dan ke Lewoleba lumpuh total.

“Saat ini telah dibuka jalur alternatif atau trase baru oleh Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Lembata untuk mengatasi persoalan Trasportasi tersebut,” tegas Tapobali.

Terkait status Jalan yang menjadi jalan Provinsi, sehingga menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi NTT, Tapobali, mengatakan Pihaknya telah menyurati Gubernur NTT, tentang Kronologi dan laporan kejadian, sehingga sangat diharapkan Pemerintah Provinsi bisa merespon cepat kejadian ini.

“Sekalipun status jalan ini menjadi tanggung Jawab pemerintah Provinsi tapi demi pelayanan kepada masyarakat sehingga Dinas Pekerjaan Umum Lembata selalu di lokasi meninjau kondisi di lapangan Sehingga pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu,” kata Tapobali.

#Iklan Caleg#

Sementara Direktur Cv. Indrayani, Goris Kopong mengatakan pihaknya siap bertanggung jawab terhadap paket pekerjaan karena masih dalam masa pemeliharaan.

“Kami Siap mengerjakan atau memperbaiki yang rusak akibat banjir, tapi kami mengerjakan dan memperbaiki sesuai volume pekerjaan dan item pekerjaan yang ada dalam dokumen kontrak. CV Indrayani, tidak bertanggung jawab atas item pekerjaan yang tidak termasuk dalam dokumen kontrak atau ada penambahan item pekerjaan,” ujarnya. (*)

Komentar Anda?

COMMENTS

DISQUS: 0