Home / Politik / Paulina Haning Ganti Pasangan, Golkar Akan Revisi Dukungan?

Paulina Haning Ganti Pasangan, Golkar Akan Revisi Dukungan?

1975 Kali dibaca

Bagikan Halaman ini

PORTALNTT.COM, ROTE NDAO – Konstelasi politik di kabupaten Rote Ndao jelang pilkada tahun 2018 kian menggeliat. Para kandidat terus membangun komunikasi dengan sejumlah partai politik demi memuluskan langkah mereka di kancah pesta demokrasi lima tahunan ini. Pasalnya, tidak ada satu partai yang secara aturan dapat mengusung paket sendiri, kecuali berkoalisi dengan partai politik lainnya.

Seperti yang dilakukan partai NasDem dan partai Golkar, dimana telah membangun koalisi permanen dari tingkat pusat sampai ke daerah.

Di kabupaten Rote Ndao sendiri, partai NasDem telah memberikan sinyal positif bagi Ny. Paulina Haning-Bulu untuk melanjutkan kepemimpinan di kabupaten terselatan NKRI itu dengan berkoalisi dengan partai Golkar, dan ketua DPD II Golkar, Yosia A. Lau, merupakan calon yang ditunjuk menjadi calon wakil mendampingi Ny. Paulina Haning-Bulu. Bahkan keputusan kedua pasangan ini telah mendapatkan restu dari partai Golkar.

Akan tetapi, pasangan yang belum resmi di deklarasikan ini rupanya tinggal kenangan. Lantaran, sang calon Bupati Ny. Paulina Haning-Bulu rupanya lebih tertarik dengan kandidat lain, untuk mendampinginya dalam pertarungan pilkada tahun 2018 mendatang.

Khabar ini pun, bukan isapan jempol semata, tapi telah menyebar di Bumi Sejuta lontar. Ny. Paulina Haning-Bulu dikabarkan akan menggandeng Stefanus Saek menjadi calon wakilnya.

Marthen Luter Saek, ayah dari Stefanus Saek ketika dikonfirmasi wartawan via telepon, Kamis (21/09) membenarkan hal tersebut dan mengatakan untuk sementara anaknya Stefanus Saek berproses sebagai calon Wakil Bupati untuk mendampingi bakal calon Bupati Ny Paulina Haning Bulu.

“Ya sudah final, anak saya Stefanus Saek bersedia berpasangan dengan ibu Paulina Haning dan sementara masih berproses di partai politik dan sudah ada pendekatan keluarga dan kami keluarga siap mendukung,” kata mantan Wakil Bupati Rote Ndao 2008-2013 ini.

Terpisah, Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Rote Ndao, Yosia A. Lau, yang dikonfirmasi media ini melalui sambungan teleponnya mengatakan, sebagai Ketua DPD II Partai Golkar, dirinya patuh dan taat kepada putusan DPP Golkar.

“Apapun keputusan DPP terkait dengan dukungan Politik Partai Golkar dalam Pemilukada Rote Ndao, saya bersama para pengurus partai Golkar sampai ke tingkat ranting pasti siap mengamankannya,” ungkap Ardi sapaan akrabnya.

Ditambahkan, bahwa apapun konstalasi politik yang terjadi di daerah tetap dilaporkan setiap saat ke provinsi dan pusat.

“Kalau keputusan DPD I dan DPP bahwa akan dievaluasi kembali maka sebagai Ketua DPD II kita akan taat dan siap mengamankan keputusan tersebut,” tegasnya.

Sementara itu seperti dilansir media online beritantt.com, Dewan Pimpinan Pusat Partai Golongan Karya dalam waktu dekat akan mengevaluasi kembali dukungan Partai belambang beringin tersebut kepada Ny. Paulina Haning Bullu, SE-Yosia A. Lau. Demikian disampaikan Wasekjen DPP Partai Golkar Emanuel Melkiades Lakalena dalam Konferensi Pers di Kantor DPD I Partai Golkar Rabu (20/9) petang.

Melki Menjelaskan sebelumnya DPP Partai Golkar telah menetapkan Ny. Paulina Haning-Bullu, SE dan Yosia A. Lau, SE sebagai Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao yang akan diusung oleh Partai Golkar berkoalisi dengan Partai nasdem, namun dalam perjalanan ternyata Ny. Paulina Haning-Bullu yang merupakan Calon Bupati dari Partai NasDem, memutuskan untuk berpasangan dengan orang lain yang bukan merupakan kader Golkar, sehingga penetapan terdahulu harus dievaluasi kembali oleh DPP.

“Memang kita sudah mendapatkan laporan dari DPD II bahwa Ny. Paulina Haning – Bullu, SE telah memilih calonnya sendiri, terhadap hal itu dalam waktu dekat Tim Pilkada Pusat akan kembali melakukan pembahasan atas keputusan yang sudah ada sebelummya,” ungkap Melki yang juga adalah Plt Ketua DPD I Golkar NTT itu.

Melki Menambahkan, Keputusan Golkar Baru bisa dinyatakan sah pada saat didaftarkan ke KPUD untuk itu, dengan adanya dinamika yang terjadi di Rote Ndao maka DPP akan mengevaluasi kembali, apalagi waktu pendaftarannya juga masih cukup lama.

Selain Itu Ketua Harian Partai Golkar NTT Muhamad Ansor, dalam kesempatan yang sama juga mengatakan, bahwa DPD I dan DPD II partai Golkar akan selelu merespon setiap dinamika yang terjadi di setiap daerah, untuk kemudian diinformasikan kepada DPP agar dapat mengambil Keputusan.

Terkait dengan Dinamika Politik yang terjadi di Rote Ndao, Muhamad Ansor mengatakan soal keputusannya seperti apa, itu sudah merupakan domain dari DPP Golkar, tetapi yang jelas bahwa DPP pasti akan melakukan Evaluasi terhadap hal itu. (Tim)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini