Pimpin Apel Kesatuan Terkait Terorisme, Bupati Sumba Barat Tegaskan Jangan Mau di Adu Domba

Pimpin Apel Kesatuan Terkait Terorisme, Bupati Sumba Barat Tegaskan Jangan Mau di Adu Domba

PORTALNTT.COM, WAIKABUBAK - Bupati Sumba Barat, Drs. Agustinus Niga Dapawole menegaskan jangan mau di adu domba terkait kejadian-kejadian yang terjadi

Upacara Peringatan Hari Juang Kartika Ke-72 Kodim 1613/Sumba Barat Tahun 2017
Komunitas Anak Muda Mileneal Kota Waikabubak, Jembatan Emas Menuju Perubahan
Karyawan PDAM Ronda Diduga Gunakan Ijasah Palsu PKBM Wiyata Mandala

PORTALNTT.COM, WAIKABUBAK – Bupati Sumba Barat, Drs. Agustinus Niga Dapawole menegaskan jangan mau di adu domba terkait kejadian-kejadian yang terjadi beberapa hari yang lalu yang dilakukan oleh oknum – oknum yang membuat terror membuat ketidakstabilan keamanan Negara.

Hal itu di ungkapkan Bupati Sumba Barat ketika memimpin apel kesatuan, senin (14/05/2018) di halaman Kantor Bupati. Bupati Dapawole mengatakan bahwa perbuatan itu dilakukan oleh orang-orang yang tidak beragama yang memang bertujuan memecah belah kerukunan dan mengadu domba masyarakat sehingga tercipta ketakutan, terror dan ketidakstabilan keamanan Negara.

“Pelaku terror itu tidak beragama, walau ber-atribut dan mengatasnamakan agama, jadi saya tegaskan untuk tidak memberikan stigma, menghakimi atau menuduh agama tertentu yang melakukannya. Tidak ada satu agama manapun yang mengajarkan terorisme. Kembali saya tegaskan jangan menuduh atau menhare berita-berita itu, membagikan ulang berita-berita terror atau foto-foto korban, karena itulah yang diinginkan oleh pelaku terror untuk menciptakan ketakutan, memang itu tujuan mereka. Cukup kita tau dan mendoakan dalam hati saja,” ungkap Bupati.

Lebih lanjut kata Bupati jika kita membagikan, share berita, foto korban maka kita akan sama dengan mereka yang menciptakan terror atau rasa ketakutan.

sebentar malam semua ASN dan TKD maupun masyarakat harus hadir di lapangan mandaelu untuk bersama-sama kita mendoakan dan membakar lilin untuk korban dan Negara ini, ini merupakan wujud dukungan kita untuk memberantas terorisme, ini adalah simbol bentuk dukungan kita untuk melawan terorisme dan simbol persatuan untuk tidak termakan isu dan adu domba memecah belah bangsa ini.

“Kita adalah bangsa yang besar, tentunya akan banyak kepentingan untuk memecah belah Bangsa ini, oleh karenanya menurut Bupati hanya persatuanlah yang membuat kita kuat,” tegas Bupati Dapawole. (ADR/Mus)

Komentar Anda?

COMMENTS

DISQUS: 0