Program JKN-KIS Tidak Pandang Bulu Membantu Masyarakat Indonesia

Program JKN-KIS Tidak Pandang Bulu Membantu Masyarakat Indonesia

PORTALNTT.COM, KOTA KUPANG – Peran dan dukungan pemerintah sangatlah penting dalam hal memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat melalui program

Wali Kota Kupang Tegaskan OPD Lingkup Pemkot Kupang Untuk Berkreasi
Marianus Sae Siap Menangkan FirmanMu
Pertimbangan Keamanan, Pawai Malam Takbiran Ditiadakan

PORTALNTT.COM, KOTA KUPANG – Peran dan dukungan pemerintah sangatlah penting dalam hal memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat melalui program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan.

Salah satu wujud nyata perhatian pemerintah kepada masyarakat untuk membebaskan kekhawatiran akan biaya berobat di fasilitas kesehatan adalah melalui sumber dana dari Anggaran Pendapatan Belanja Nasional/Daerah (APBN/APBD).

Program JKN-KIS pada segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) terbukti telah banyak memberikan manfaat dan membantu masyarakat khususnya masyarakat tidak mampu. Salah satunya yang dirasakan oleh Norce Nesimnasi (28), seorang peserta JKN-KIS dari segmen PBI yang iurannya dibayarkan pemerintah pusat sejak tahun 2015 lalu.

“Beberapa bulan lalu, saya sakit demam tinggi. Awalnya saya berpikir pasti akan mengeluarkan biaya untuk pemeriksaan dan obat-obatannya. Lalu saya teringat kalau saya sudah punya kartu JKN-KIS yang dibagi dari desa waktu itu. Akhirnya majikan saya langsung membawa saya ke UGD Rumah Sakit Bhayangkara,” ucap Norce yang sehari-hari bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga.

Wanita asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) ini mengungkapkan bahwa dirinya sangat bersyukur dengan adanya program JKN-KIS ini, khususnya untuk masyarakat yang kurang mampu. Jika dulu terdengar kalimat di masyarakat bahwa orang miskin dilarang sakit karena akan kesulitan membayar biaya berobat, namun saat ini masyarakat kurang mampu sekalipun tidak perlu cemas dan khawatir karena biaya pengobatan akan dijamin JKN-KIS sesuai prosedur.

“Saya bersyukur saat saya masuk UGD saya dilayani dengan baik. Mulai dari pemeriksaan sampai saya mendapatkan obat, dan pastinya tidak ada uang yang saya keluarkan, semuanya dijamin JKN-KIS. Dan saya merasakan tidak ada perbedaan dalam pelayanan meskipun saya pasien yang dibayarkan oleh pemerintah,” katanya.

Di akhir perbincangan, Norce sadar bahwa program JKN-KIS sangat penting dan dibutuhkan masyarakat Indonesia sehingga harus tetap ada. Ia juga berharap program JKN-KIS tetap berlangsung agar seluruh masyarakat Indonesia dapat mengakses pelayanan kesehatan mulai dari yang mampu sampai tidak mampu.

Dan teruntuk peserta yang membayar sendiri atau biasa dikenal dengan peserta mandiri, jangan lupa untuk selalu membayar iuran sekalipun tidak sakit karena iuran yang dibayarkan bisa membantu saudara-saudara lain yang membutuhkan pelayanan kesehatan saat sakit. (Ir)

Komentar Anda?

COMMENTS

DISQUS: 0