Home / Daerah / Tangisan Janda dan Duda di Penfui, Memecah di Pelukan Wali Kota Kupang

Tangisan Janda dan Duda di Penfui, Memecah di Pelukan Wali Kota Kupang

1514 Kali dibaca

Bagikan Halaman ini

[addtoany]
[addtoany]

PORTALNTT.COM, KOTA KUPANG – Nenek Siti Abdulah (Janda) dan Kakek Benyamin Yasin (Duda) di RT 016, RW 007, Kelurahan Penfui tak dapat lagi menahan tangis ketika mereka mendapatkan kunjungan dari orang nomor satu di Kota Kupang, Jefri Riwu Kore, Rabu (26/2/2020).

Di tengah kesibukan yang begitu padat, Wali Kota Kupang menyempatkan diri untuk datang melihat langsung kondisi rumah nenek Siti Abdulah dan Kakek Benyamin Yasin yang sungguh amat memprihatinkan.

Pantuan media ini, rumah tua milik janda dan duda itu hampir roboh, dinding rumah sudah lapuk dan atap seng sudah berkarat dan berlubang-lubang. Kondisi membuat nenek Siti dan Kakek Benyamin harus hidup dalam kecemasan di masa-masa tua mereka.

Ada kekuatiran rumah tempat mereka bernaung akan roboh tertiup angin. Namun mereka tak berdaya selain berdoa memohon pertolongan dari Tuhan.

Kepada Kakek Benyamin Yasin dan Nenek Siti Abdulah, Wali Kota berjanji akan segera melakukan rehab rumah tinggal mereka karena pemerintah Kota Kupang memiliki program bedah rumah.

“Saya akan perintahkan dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kota kupang untuk segera melakukan program bedah rumah bagi dua warga yang sangat membutuhkan bantuan ini,” tegas Wali Kota Kupang yang akrab disapa Jeriko.

Menurut Jeriko, untuk program bedah rumah dirinya memberikan waktu paling lama 3 minggu harus sudah teratasi.

“Kita lihat bantuan bedah rumah seperti di Jawa itu hanya butuh waktu 2-3 hari. Nah saya akan perintahkan dinas PUPR untuk segera turun, kalau perlu besok sudah mulai bergerak. Paling lambat 3 minggu ke depan saya akan turun cek lagi,” perintah Jeriko.

Terkait urusan administrasi, Jeriko memerintahkan Lurah Penfui, Fransisko Dugis yang turut hadir agar segera menyelesaikannya, jika ada kendala agar segera dilaporkan.

“Pak Lurah ini harus jadi prioritas, segera melengkapi administrasi. Saya tidak mau tau harus segera ditindaklanjuti kasihan masyarakat, mereka sangat membutuhkan bantuan bedah rumah ini,” kata ketua DPD Demokrat NTT ini.

Jeriko juga memberikan apresiasi kepada Karang Taruna yang bergerak cepat melihat kondisi ini.

“Ini hal bagus yang wajib diikuti oleh seluruh karang taruna di Kota Kupang karena mereka orang-orang muda yang punya semangat dan daya juang untuk perubahan di kota ini,” tandas mantan anggota DPR RI dua periode ini.

Nenek Siti Abdulah saat menyampaikan keluhannya di hadapan Wali Kota sangat berharap agar ia diberikan bantuan rumah karena kondisi rumahnya sudah sangat memprihatinkan.

“Kalau memang ada bantuan bedah rumah, bapak Wali Kota tolong bantu kami,” ungkap nenek Siti dengan berlinang air mata.

Sementara Kakek Benyamin Yasin begitu terharu menyambut kedatangan Wali Kota Kupang di gubuknya yang sudah termakan usia.

“Terima kasih bapak Wali sudah datang di gubuk saya. Semoga Bapa wali panjang umur dan sehat selalu sehingga terus melayani masyarakat,” kata kakek Benyamin Yasin dengan wajah berlinang air mata.

Di tempat yang sama, Ketua Karang Taruna Adisucipto Penfui, Jefri Tapobali memberikan apresiasi kepada Wali Kota Kupang yang langsung datang menemui masyarakat yang membutuhkan bantuan bedah rumah.

Menurutnya pemerintah harus peka dan peduli terhadap kondisi sosial masyarakat yang ada di wilayah ini, apalagi kondisi rumah masyarakat yang ditemui sangat memprihatinkan dan butuh segera tindakan nyata melalui program bedah rumah.

“Kami dari Karang Taruna Adisucipto akan mengawal ini sehingga apa yang disampaikan Wali Kota Kupang segera ditindaklanjuti oleh dinas tekhnis. Jika belum ada perkembangan maka akan kami sampaikan kepada Wali Kota,” kata Jefri Tapobali.

Diakuinya, banyak warga masyarakat di kelurahan Penfui yang sangat membutuhkan bantuan pemerintah baik itu program bedah rumah maupun program pemerintah lainnya seperti raskin dan jaminan kesehatan.

“Pada prinsipnya karang Taruna akan membantu pemerintah untuk memberikan data terkait kondisi sosial masyarakat sehingga segera ditindaklanjuti,” pungkas Tapobali.

Untuk diketahui saat menemui Kakek Benyamin Yasin dan Nenek Siti, Wali Kota Kupang didampingi Lurah Penfui, Ketua RT 016, Ibu Sia Kehi, dan Babinsa Kelurahan Penfui (*)

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

[addtoany]
[addtoany]