Terima Bantuan CSR Dari Bank NTT, Jemaat Betesda Oeteta Sangat Bersyukur

Terima Bantuan CSR Dari Bank NTT, Jemaat Betesda Oeteta Sangat Bersyukur

PORTALNTT.COM, KOTA KUPANG - PT. Bank Pembanggunan Daerah NTT atau Bank NTT memberikan bantuan dana CSR berupa peralatan tangkap udang bagi jemaat Bet

Dengan JKN-KIS Kita Menabung Untuk Kesehatan Keluarga Kita
JKN-KIS Sangat Membantu Dimanapun dan Kapanpun
BPJS Kesehatan Cek Distribusi JKN-KIS Hingga Ujung Pelosok Atambua

PORTALNTT.COM, KOTA KUPANG – PT. Bank Pembanggunan Daerah NTT atau Bank NTT memberikan bantuan dana CSR berupa peralatan tangkap udang bagi jemaat Betesda Oeteta klasis Sulamu, Minggu (30/6/2019).

Bantuan ini diserahkan langsung oleh Direktur Pemasaran Kredit, Absalom Sine kepada salah satu perwakilan nelayan dan disaksikan oleh pimpinan cabang Bank NTT Oelamasi, Boy Nunuhitu bersama wakil pimpinan cabang serta seluruh jemaat yang hadir.

Ketua Majelis Jemaat Betesda Oeteta, Pendeta Boyche Nggaluama, S.Th yang dihubungi media ini mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diterima jemaatnya. Pasalnya ini merupakan bantuan pertama yang diterima oleh para jemaat khusus untuk nelayan tangkap udang yang kelompoknya baru dibentuk oleh gereja.

“Saya dan seluruh jemaat merasa bersyukur dan berterima kasih atas apa yang kami terima dari Bank NTT melalui pak Absalom Sine. Bantuan ini sangat membantu kelompok nelayan tangkap udang Betesda,” kata Pdt. Boyche dari balik telponnya pada media ini, Selasa (2/7).

Pdt. Boyche menceritakan, bantuan itu bermula ketika pak Absalom Sine mengikuti kebaktian di gereja mereka, lalu dalam diskusi itu pak Absalom Sine yang sebelumnya menjadi Plt. Dirut Bank NTT menyanggupi untuk memberikan bantuan tersebut bagi para jemaat.

“Ketika itu pada bulan April, pak Absalom Sine mengikuti kebaktian di sini. Dari diskusi bersama jemaat yang berprofesi sebagai nelayan tangkap udang, mereka mengeluhkan tentang kesulitan yang dihadapi. Puji Tuhan Pak Absalom Sine bersedia membantu para nelayan dan bantuan itu benar-benar terealisasi di bulan Juni,” ungkap Pdt. Boyche dengan penuh syukur.

Diakuinya, jumlah jemaat yang berprofesi sebagai nelayan tangkap udang sebanyak 22 orang dan terbagi ke dalam dua kelompok. Sehingga bantuan yang diterima ini, kata Pdt. Boyche diberikan untuk kelompok pertama.

“Kami di sini masih banyak kesulitan, sehingga diharapkan pemerintah juga bisa berperan untuk memperhatikan masyarakat dengan memberikan pendampingan agar para nelayan tidak sekedar menangkap tapi juga bisa diajarkan cara-cara lain yang bisa saja menambah jumlah tangkapan dan kemudian bisa membantu untuk mencari tempat pemasarannya,” pintanya.

Selain itu, Pdt. Boyche mengatakan mereka juga masih membutuhkan modal untuk bisa membantu mereka dalam proses pemasaran.

“Kami juga akui masih kesulitan untuk modal usaha demi pengembangan udang kedepannya, sehingga kami akan terus membangun relasi kemitraan dengan semua pihak baik pemerintah maupun mitra yang sekiranya dapat membantu demi pengembangan ekonomi jemaat,” pungkas putra rote ini. (Jefri)

Komentar Anda?

COMMENTS

DISQUS: 0