Wahidin: JKN-KIS Sangat Menolong dan Meringankan Beban Saya dan Keluarga

Wahidin: JKN-KIS Sangat Menolong dan Meringankan Beban Saya dan Keluarga

Bhayangkari Polres Sikka Juara Lomba Cipta Menu Jajanan Kreatif
Dinilai Berkinerja Buruk, Antra RI Minta Timsel Berhentikan Panwas Kabupaten Rote Ndao dan Ende
TNI Gelar Pengobatan Gratis Di Fatuleu

PORTALNTT.COM, BETUN – Jutaan peserta program Jaminan Kesehatan Nasional–Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang telah merasakan manfaat menggunakan layanan JKN-KIS termasuk salah satu peserta JKN-KIS yaitu Wahidin Maring (60) yang sengaja mengunjungi Kantor BPJS Kesehatan hanya untuk menceritakan pengalaman saat menjadi peserta JKN-KIS dan mendapatkan pelayanan, Rabu, (10/04).

Wahidin bersama istri serta anak-anak telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) sejak awal tinggal di Atambua, Kabupaten Belu sampai pindah ke Betun, Kabupaten Malaka.

“Walaupun sebenarnya kami ingin sehat tapi sakit memang datangnya tidak bisa diduga, sehingga semua sudah pernah rasakan manfaat dari Progrm JKN-KIS. Tahun 2016 saya pernah mengalami batuk darah dan melalui pemeriksaan saya didiagnosa menderita penyakit paru oleh dokter. Saya sangat terbantu dengan adanya program ini karena dari awal pemeriksaan di Puskesmas Atambua maupun di Betun sampai dirujuk ke rumah sakit saya tidak mengeluarkan biaya satu sen pun untuk pelayanan kesehatannya karena sudah dijamin oleh JKN-KIS,” tutur Wahidin.

Tidak berhenti sampai di situ Wahidin juga menceritakan pengalaman yang dialami oleh istrinya Nurhayati (55) yang juga menderita sakit Diabetes Melitus dan saraf terjepit. Ïstri saya sudah 5 tahun sampai saat ini terus menerus menggunakan pelayanan dari program ini.

“Istri saya harus dirujuk ke Kupang di RSU Siloam sampai dirujuk ke Rumah Sakit di Mataram. Istri saya mendapatkan operasi di RSUD Provinsi Mataram dan saya tidak kuatir karena pengalaman saya yang telah dijamin oleh JKN-KIS pastilah dirasakan pula oleh istri saya karena kami selalu mengikuti prosedur atau alur pelayana yang berlaku. Dan benar sampai selesai operasi dan istri pulang ke rumah tidak ada satu sen pun rupiah yang kami keluarkan untuk biaya pelayanan kesehatan istri saya karena sudah ditanggung oleh pemerintah melalui Program JKN-KIS,” ungkapnya.

Wahidin juga tidak lupa berterima kasih kepada tenaga kesehatan yang melayaninya.

“Dalam kesempatan ini saya bersama keluarga mengucapkan terima kasih berlimpah kepada pemerintah lewat BPJS Kesehatan dan Program JKN-KIS ini sehingga saya dan keluarga saya tetap terlindungi dari biaya kesehatan dan kami berterima kasih juga kepada Puskesmas dan Rumah Sakit melalui tenaga kesehatan dokter dan perawat yang melayani kami dengan baik sehingga saya dan istri saya pulih dari sakit yang kami derita,” tuturnya.

Di akhir dari wawancara Wahidin berpesan kepada seluruh masyarakat yang sudah terdaftar agar jangan takut jika jatuh sakit karena sudah ada yang melindungi juga menolong serta meringankan beban saya dan keluarga serta bagi yang belum terdaftar agar segera mendaftarkan diri di JKN-KIS karena akan sangat terbantu dalam hal biaya saat berobat dan juga agar sama-sama bergotong royong menolong sesama. (PN)

Komentar Anda?

COMMENTS

DISQUS: 0