Home / Daerah / Wali Kota Kupang Buka Rapat Sida dan Implementasi Puja Indah Tahun 2018

Wali Kota Kupang Buka Rapat Sida dan Implementasi Puja Indah Tahun 2018

89 Kali dibaca

Bagikan Halaman ini

PORTALNTT.COM, KOTA KUPANG – Wali Kota Kupang Jefirsron Riwu Kore resmi membuka rapat koordinasi penguatan sistem inovasi daerah (Sida) dan implementasi aplikasi pusat jejaring inovasi daerah (Puja Indah) Kota Kupang sebagai pilot project pengembangan replikasi pelayanan pemerinta tahun 2018, bertempat di hotel Naka, (16/7/2018).

Wali Kota Kupang dalam sambutannya mengatakan bahwa, berbicara mengenai inovasi di lingkup pemerintah daerah maka kita akan mengacau pada peraturan pemerintah nomor 38 tahun 2017 tentang inovasi daerah.

“Inovasi daerah adalah semua bentuk pembaharuan dalam penyelenggaraan pemerintah daerah yang berbentuk inovasi tata kelola pemerintahan daerah, inovasi pelayanan publik dan inovasi penyelenggaraan urusan pemerintahan khususnya kota Kupang,” ungkap Jeriko, sapaan akrabnya.

Menurut Jeriko, Kota Kupang merupakan kota yang sedang berkembang menuju kota metropolitan. Untuk itu kata Jeriko, sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kota ini maka pemerintah daerah harus melakukan inovasi, baik menyangkut tata kelola pemerintahan daerah, pelayan publik maupun penyelenggaraan pemerintahannya.

“Saya menyadari betul bahwa saat ini inovasi sudah menjadi kebutuhan pemerintah pusat dan daerah, dari situlah inovasi lahir dari kebiasaan atau budaya kerja pemerintah yang masih menggunakan cara lama sehingga perbaikan pelayanan masih jalan di tempat dan tentu jika budaya kerja pemerintah yang monoton dan tidak kreatif akan berimbas pada kualitas pelayanan publik yang lama,” kata orang nomor satu Kota Kupang ini.

Lanjut Jeriko, pemerintah daerah tentu akan mendukung pemerintah pusat dalam hal ini kementrian dalam negeri untuk mendorong percepatan pembangunan di daerah.

“Saya optimis bahwa melalui replikasi inovasi daerah yang telah menjadi best practice dengan memodifikasi inovasi tersebut menjadi sebuah inovasi yang berskala nasional yang dapat digunakan bersama oleh pemerintah pusat, pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten/kota,” ujar mantan anggota DPR RI ini.

Tambah Jeriko, Replikasi inovasi yang dilakukan oleh kementerian dalam negeri dilaksanakan dengan membangun pusat jejaring inovasi daerah (Puja Indah) yang akan menjadi poros inovasi pemerintah kabinet kerja republik indonesia berbasis kepentingan seluruh rakyat.

“Saya sangat bersyukur dan bangga karena kota kupang terpilih sebagai salah satu daerah yang menjadi pilot project replikasi inovasi daerah,” tandas ketua DPD partai Demokrat NTT ini.

Sementara kepala pusat inovasi daerah badan penelitian dan pengembangan Kemendagri, Safriza Za mengatakan, Bagi daerah yang sedang menuju inovasi, selalu menghadapi tantangan.

“Saya menantang satu SKPD 2 atau 3 bahkan lebih inovasi sehingga seorang pemimpin dengan mudah mengontrol indeks terkorup atau tidak transparan dan daya saing rendah itu akan habis karena semuanya berinovasi,” ujar Safriza.

Inovasi itu sendiri menurutnya, untuk membuat sesuatu yang baru dalam bentuk tata kelola pemerintahan khususnya di kota Kupang.

“Nanti akan menciptakan tata kelola pemerintah yang transparan dan layanan publik yang mudah melayani dan tidak mempersulit,” tutup Safriza
(Willy)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini