14 Rumah Warga Oenggae Hancur Diterjang Angin dan Gelombang Pasang

  • Whatsapp

PORTALNTT.COM, ROTE NDAO – Sebanyak 14 rumah milik warga Desa Oenggae Kecamatan Pantai Baru rusak diterjang angin dan gelombang pasang akibat abrasi.

Imam Masjid Arahman Oenggae, Laode Maeling kepada wartawan, Kamis (1/02/2018) mengatakan, abrasi yang luar biasa terjadi akibat penambangan pasir.

“Juga angin yang kencang beberapa hari ini, akibatnya 14 rumah hancur,” ungkapnya.

Laode mengharapkan pemerintah dapat melihat penderitaan warga Desa Oenggae.

“Kami sesalkan, sudah 10 tahun abrasi di desa kami, namun belum ada bantuan dari pemerintah daerah yang kami rasakan,” ungkap Laode.

Sementara itu, salah satu warga, Sania Manuain yang rumahnya hancur mengatakan, pemerintah pernah datang melihat kondisi rumahnya, namun hanya foto keadaan, tapi tidak ada tindak lanjutnya.

“Kerugian  material saya perkirakan Rp 30 juta. Karena itu, saya harap pemerintah bisa memperhatikan nasib kami,” katanya.

Sementara, Marselinus Leuanan,
maneleo  sanik meminta pemerintah menutup tambang di Desa Tesabela karena berdampak abrasi bagi Desa Oenggae.(Nadus)

Komentar Anda?

Related posts