Hari Ketujuh Operasi Zebra 2017 Dilakukan Di SBD

  • Whatsapp

PORTALNTT.COM, WAITABULA – Satuan lalu lintas Polres Sumba Barat pada hari ke – 7 memulai rangkaian kegiatan Operasi Zebra 2017 di wilayah kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), sebelumya di wilayah Sumba barat dan Sumba Tengah.

Perlu diketahui bahwa wilayah hukum Polres Sumba Barat meliputi kabupaten Sumba barat, kabupaten Sumba Tengah dan Sumba Barat Daya.

Hasil wawancara dengan kanit Regident Lantas Aiptu Frensen Edwin Bengkiuk, SE, di ruang kerjanya menyatakan, data pelaporan lantas hasil operasi zebra, mulai hari Selasa tanggal 7 November 2017 sampai dengan tanggal 10 November 2017 operasi Zebra difokuskan di wilayah Loura kabupaten Sumba Barat Daya. Dengan demikian operasi Zebra ini Fakta bukan hanya serimonial saja dan tidak hanya dipusatkan di kota Waikabubak, Sumba Barat tetapi merata sampai Sumba Tengah dan Sumba Barat Daya.

Mulai hari ini langsung dibawa pimpinan Kaur Bin Ops Lantas Aiptu Lalu Rastra Wirawan akan melaksanakan operasi Zebra di wilayah Loura, jadi masyarakat tidak usah takut karena kegiatan operasi ini sudah biasa dilakukan setiap tahun, masyarakat diharapkan lebih tertib berlalulintas saat berkendaraan.

Menurut beliau operasi ini melibatkan kekuatan 20 personil dari unsur Sat lantas, Serse, Intel, Dalmas, Provos, Brimob, Kodim 1613/SB, lantas Polsek loura dan dishub SBD pada saat operasi zebra tahun 2017 ini.

“Lebih difokuskan pada pelanggaran Potensial terjadinya kecelakaan lalu lintas seperti muatan melebihi ketentuan, pengendara di bawah umur, kelengkapan kendaraan, kelaikan kendaraan, serta kelengkapan dokumen kendaraan dan pengemudi sebagai bagian dari agenda kepolisian dalam Memberikan pelayanan dan ketertiban masyarakat dalam berlalu lintas,” imbuhya.

Frensen mengatakan polisi tidak segan menindak para pelanggar yang melakukan pelanggaran fatal yang potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas, sedangkan pelanggaran ringan diberi peringatan dan pembinaan berupa teguran dan himbauan yang diberikan oleh Kanit Dikyasa Aipda Mahlum bahkan ada pelanggar yang membuat pernyataan tertulis tidak mengulangi pelanggaran bagi yang melawan petugas dan membawa senjata tajam.

“Adapun teknik operasi adalah dengan sistim hunting, hasil yang terjaring dalam operasi zebra di kabupaten SBD, sebanyak 22 pelanggar, dan Barang bukti untuk sementara dititipkan di Polsek Loura,” kata Aiptu frensen. (Mus)

Komentar Anda?

Related posts