PLT Bupati Lembata : Tugas Pemerintah Cari Solusi Dari Setiap Persoalan Dan Berusaha Menyelesikan

  • Whatsapp
banner 468x60

PORTALNTT.COM, LEMBATA – PLT Bupati Lembata, Dr. Thomas Ola Langoday mengatakan, sesuai otoritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lembata bakal mengkaji dan mencari solusi sesuai regulasi untuk “menjawab” permintaan para pemilik lahan sebelah Timur Bandara Wunopito, Lewoleba Solusi konstruktif langkah alternatif tentang pembebasan lahan dimaksud.

PLT Bupati Lembata, memastikan bahwa salah satu tugas pemerintah dalam bingkai pelayanan kepada masyarakat adalah, mencari solusi konstruktif untuk mengurai setiap persoalan yang muncul dan menyelesaikannya. Jika dirinya kemudian dilantik menjadi Bupati Lembata, sisa masa jabatan tahun 2017-2022, dirinya bakal melakukan pendekatan “persuasif” menyelesaikan sejumlah persoalan dengan baik dan tidak membiarkan masyarakat hidup dalam sejumlah persoalan.

“Tugas pemerintah adalah mencari solusi dari setiap persoalan dan berusaha menyelesikan. Pemerintah tidak boleh membiarkan masyarakat terus hidup dengan sejumlah persoalan. Harusnya setiap masalah atau persoalan diselesaikan dengan baik, apakah itu persoalan dengan Pemkab maupun persoalan antar masyarakat sendiri,” tegas PLT bupati Thomas Ola saat “bersilahturahmi” dengan para pemilik lahan seputaran bandara Wunopito Lewoleba, Senin,( 06/09/21).

Pertemuan ini dihadiri para Asisten Setda dan OPD menjawab surat yang diajukan para pemilik lahan seputaran bandara Wunopito Lewoleba. Pemilik lahan sebelah timur bandara Wunopito mempertanyakan hak atas ganti rugi dan pembebasan lahan perluasan areal bandara yang belum juga ditepati Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lembata sejak pemerintahan Bupati Drs. Andreas Duli Manuk, hingga pemerintahan Bupati Eliaser Yentji Sunur, bahkan sudah ada sejak sejak tahun 1984, sejak masa pemerintahan Pembantu Bupati Drs. Anton Pattymangoe.

Linus L. Nolowala, Koordinator Pemilik Lahan, dalam pertemuan itu menjelaskan, Almarhum Bupati Eliazer Yentji Sunur pernah berjanji mengakomodir permintaan pihak pemilik lahan bandara paling lambat sebelum berakhir masa jabatan di tahun 2022.

Sebagai Pemerintah Kabupaten Lembata, PLT Bupati Lembata, Thomas Ola menjelaskan, otoritas Pemerintah Kabupaten Lembata bakal mengkaji dan mencari solusi sesuai regulasi untuk “menjawab” permintaan para pemilik lahan sebelah Timur Bandara Wunopito.

“Tidak bisa “memaksa” pemerintah harus menjawabnya diakhir masa jabatan, karena semua harus sejalan dengan koridor hukum. Jika regulasinya menunjang, otoritas pemerintah juga akan “menjawabinya” agar masalah ini tidak terkatung lagi,” jelas mantan dekan ekonomi Unwira Kupang ini. (Prokompim/SS)

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60