PORTALNTT.COM, ROTE NDAO – Tindakan sewenang-wenang kembali ditunjukkan oleh Bupati Rote Ndao. Pasalnya orang nomor satu di Kabupaten terselatan NKRI itu, membatalkan pernikahan antara Adibu Kristian Adu dan Rosmi Kay.
Pemberkatan nikah yang telah dimulai oleh Pendeta Mogi Laa di Gereja maranatha desa Oebatu kecamatan Rote Barat Daya, Selasa (12/09) sekitar pukul 15.00 wita, akhirnya harus berakhir dengan kekecewaan, kepanikan dan penuh tangisan dan air mata.
“Bupati Rote Ndao Leonard Haning memerintahkan untuk segera membatalkan acara tersebut, dikarenakan kedua pengantin itu masih memiliki hubungan keluarga atau satu suku,” tegas pj Kepala Desa Oebatu Yulius Lusi ketika dikonfirmasi portalNTT via telepon selular, Rabu (13/09).
Yulius Lusi mengatakan Bupati perintahkan dirinya via telepon untuk segera membatalkan acara gereja tersebut dan ketika dirinya bertindak kedua mempelai dan keluarganya kepanikan, menangis dan bersedih dan sempatnya adanya perlawanan dari pendeta karena semua urusan yang berkaitan dengan rencana pernikahan dinyatakan beres.
“Makanan, minuman dan dekorasi sudah siap dan dinas pencatatan sipil kabupaten rote Ndao sudah merestui melalui pengumuman sebanyak tiga kali di gereja,” kata Yulius.
Yulius mengungkapkan kemarin kedua maneleo mempelai buat pernyataan secara tertulis yang disaksikan camat Rote Barat Daya Yusuf Mesak dan kepala DPMD Meky Mesak yang berbunyi perkawinan kedua pengantin tersebut resmi dibatalkan karena masih memiliki hubungan keluarga atau satu suku.
Pendeta Mogi Laa yang sedianya memberikan pemberkatan nikah kepada pasangan tersebut ketika konfirmasi portalNTT membenarkan hal tersebut namun menolak memberikan keterangan pers dan meminta supaya langsung dikonfirmasi kepada keluarga korban.
Marthinus Kay selaku ayah kandung dari Rosmi kay ketika dikonfirmasi portalNTT mengatakan dirinya belum bisa memberikan keterangan pers karena untuk sementara masih trauma dengan kejadian tersebut.
“Saya belum bisa kasih keterangan karena masih trauma, apalagi anak saya sudah menghilang dari rumah dan rencananya saya akan lapor ke polisi,” katanya dengan nada sedih. (Nadus)







