PORTALNTT.COM, KUPANG – Lapangan bola voli di Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, mulai dipadati para pencinta olahraga.
Sebanyak 30 tim bola voli antarklub dari berbagai wilayah di Kabupaten Kupang ambil bagian dalam Turnamen Voli Gerindra Cup yang resmi dibuka, Senin (21/9/2026).
Turnamen yang diinisiasi Anggota DPRD NTT Jan Pieter Windy tersebut memperebutkan total hadiah Rp100 juta.
Bekerja sama dengan Karang Taruna Kecamatan Fatuleu, turnamen ini tidak hanya dirancang sebagai ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang bagi atlet-atlet lokal untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mencari bibit baru bola voli di Kabupaten Kupang.
Jan Pieter Windy mengatakan, turnamen tersebut digelar sebagai bagian dari upaya menghidupkan kembali gairah olahraga bola voli di Kabupaten Kupang.
Menurut dia, potensi pemain bola voli di Kabupaten Kupang cukup besar. Karena itu, kompetisi di tingkat klub maupun antarkampung perlu terus diperbanyak sebagai bagian dari proses pembinaan atlet.
“Pelaksanaan turnamen ini semata-mata untuk menghidupkan kembali gelora dan semangat para atlet voli di Kabupaten Kupang,” ujar Jan Pieter Windy.
Ia mengatakan, kompetisi yang dikemas secara baik dan profesional dapat memberikan ruang kepada atlet untuk mengukur kemampuan sekaligus mendapatkan pengalaman bertanding.
“Melalui turnamen yang dikemas secara profesional, kita tidak hanya menyuguhkan pertandingan yang berkualitas, tetapi juga menjadi wadah pembuktian serta lahirnya talenta-talenta muda baru,” katanya.
Jan Windy optimistis, kompetisi seperti Gerindra Cup dapat menjadi salah satu pintu masuk bagi munculnya pemain-pemain potensial dari level akar rumput.
“Saya percaya dari turnamen ini akan lahir atlet berbakat dari tarkam untuk kejayaan voli Kabupaten Kupang,” ujarnya.
Dorong Jadi Agenda Tahunan
Jan Windy mengatakan, pengembangan olahraga di Kabupaten Kupang membutuhkan kompetisi yang berlangsung secara berkelanjutan.
Ia berkomitmen mendorong bola voli menjadi salah satu cabang olahraga yang terus dikembangkan, berdampingan dengan sepak bola yang selama ini memiliki basis penggemar yang besar di daerah tersebut.
Karena itu, ia berharap Turnamen Voli Gerindra Cup dapat terus dilaksanakan dan berkembang menjadi agenda tahunan.
“Harapan saya, turnamen ini tidak berhenti sampai di sini. Kalau memungkinkan, Gerindra Cup bisa menjadi agenda tahunan sehingga para atlet memiliki ruang untuk terus berkompetisi dan berkembang,” katanya.
Libatkan Pelaku UMKM
Turnamen Gerindra Cup juga tidak hanya menghadirkan pertandingan olahraga.
Panitia menyiapkan area bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal untuk memasarkan produk mereka selama turnamen berlangsung.
Berbagai makanan, minuman, dan produk usaha masyarakat disediakan di sekitar lokasi pertandingan.
Konsep tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar sekaligus membuat turnamen menjadi ruang berkumpul bagi warga.
Penonton juga disiapkan sejumlah hadiah melalui undian atau doorprize yang dibagikan setiap hari selama pertandingan. Sementara grand prize akan diberikan pada partai final.
Dengan konsep tersebut, Gerindra Cup diharapkan tidak hanya menjadi panggung kompetisi bagi 30 tim peserta, tetapi juga menjadi ruang pembinaan atlet, hiburan masyarakat, dan penggerak aktivitas ekonomi lokal di Kecamatan Fatuleu.







