Dari Timur untuk Indonesia: Undana Resmi Buka Prodi Dokter Spesialis, Jawaban atas Krisis Layanan Kesehatan

  • Whatsapp

PORTALNTT.COM, KUPANG – Universitas Nusa Cendana (Undana) kembali mencatat sejarah. Bertempat di Graha Undana, Jumat (13/2/2026), pemerintah resmi meluncurkan Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis untuk wilayah Bali–Nusra. Langkah ini bukan sekadar seremoni akademik, melainkan bagian dari gerak cepat negara menjawab ketimpangan distribusi dokter spesialis di berbagai daerah.

Peluncuran program tersebut menjadi bagian dari Program Akselerasi untuk mendukung visi besar pembangunan nasional dalam kerangka Asta Cita.

Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Prof. Togar Mangihut Simatupang, menegaskan bahwa pembukaan prodi ini adalah wujud konkret komitmen pemerintah memperkuat layanan kesehatan hingga ke wilayah terpencil.

Menurutnya, gagasan ini sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto yang disampaikan dalam Sidang Umum MPR pada 15 Agustus 2025. Saat itu, Presiden menyoroti serius persoalan kurang meratanya dokter spesialis dan subspesialis di berbagai pelosok Indonesia.

“Peluncuran ini dilakukan serentak secara nasional. Kita ingin memastikan akses layanan kesehatan yang setara bagi seluruh rakyat, termasuk di kawasan timur Indonesia,” ujar Togar.

Tiga Kampus, Satu Misi Besar

Program ini dijalankan di tiga perguruan tinggi: Universitas Mataram, Universitas Udayana dan Universitas Nusa Cendana. Ketiganya menjadi motor penggerak peningkatan jumlah dokter spesialis di kawasan Bali dan Nusa Tenggara.

Dipilihnya Undana sebagai lokasi peluncuran perdana di kawasan timur bukan tanpa alasan. Pemerintah menyebut ada tiga pertimbangan utama.

Pertama, alasan filosofis. Nusa Tenggara Timur dinilai memiliki sumber daya manusia unggul yang telah memberi kontribusi besar bagi bangsa. Nama-nama seperti Ben Mboi, Frans Seda dan Gorus Keraf, disebut sebagai bukti nyata kualitas putra-putri NTT di panggung nasional.

Kedua, hasil asesmen menunjukkan Fakultas Kedokteran Undana memiliki rekam jejak dan kesiapan akademik untuk menyelenggarakan pendidikan spesialis dan subspesialis. Kepercayaan ini sekaligus menjadi pengakuan atas perkembangan institusi pendidikan tinggi di wilayah timur Indonesia.

Ketiga, pembukaan prodi ini diharapkan memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mengatasi ketimpangan layanan kesehatan, terutama di pulau-pulau kecil dan kawasan terpencil.

Harapan untuk Daerah Terluar

Kehadiran program ini membawa harapan baru bagi masyarakat di wilayah kepulauan yang selama ini harus dirujuk ke luar daerah untuk mendapatkan layanan medis lanjutan. Dengan lahirnya lebih banyak dokter spesialis dari kawasan sendiri, akses kesehatan yang merata bukan lagi sekadar wacana.

Langkah ini juga menandai babak baru bagi Undana sebagai salah satu pusat pengembangan pendidikan kedokteran di Indonesia timur. Dari Kupang, semangat pemerataan layanan kesehatan kini digelorakan untuk seluruh nusantara.

 

Komentar Anda?

Related posts