Home / Daerah / Diduga Gantung Diri, Seorang Pemuda Desa Oelasin Ditemukan Tak Bernyawa

Diduga Gantung Diri, Seorang Pemuda Desa Oelasin Ditemukan Tak Bernyawa

2803 Kali dibaca

Bagikan Halaman ini

[addtoany]
[addtoany]

PORTALNTT.COM, ROTE NDAO – Seorang Pemuda bernama Jebrian Adu (17 Tahun) yang adalah warga Dusun Okeneka, Desa Oelasin, Kec. Rote Barat Daya ditemukan tak bernyawa dengan posisi terlihat seperti gantung diri, Pada Selasa (8/12/2020).

Sesuai dengan press release yang media ini peroleh dari Kasubbag Humas Polres Rote Ndao, Aiptu Anam Nurcahyo,S.IK, menjelaskan bahwa peristiwa penemuan mayat ini berawal ketika adik korban berinisial JA pulang ke rumah dengan tujuan hendak persiapan ke Sekolah untuk mengikuti Ujian pun terkejut kemudian melihat Korban sudah Meninggal dengan posisi Korban tergantung di bawah pohon dan JA pun memberitahukan hal tersebut kepada ayahnya, Josep Adu.

“Datang do, te Kaka ada tagantung di Pohon,” ucap JA dalam dialek kupang pada ayahnya .

Kemudian kejadian tersebut pun dilaporkan di Polsek Barat Daya dan pihak Polsek dan pada pukul 06.20 Wita Kanit SPKT II Polsek Rote Barat Daya Bripka Nikolas Dami bersama Anggota mendatangi TKP (Tempat Kejadian Perkara), disusul oleh Tim Inafis Satuan Reskrim Polres Rote Ndao yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Rote Ndao Iptu Yames Jems Mbau, S.Sos untuk melakukan Olah TKP.

Selanjutnya pihak Kepolisian pun menyampaikan pada pihak Puskesmas Batutua dan tim medis yang dipimpin oleh dr. Michelle Giovanny Manoeroe

pun datangi TKP dan lakukan visum pada tubuh korban dan dipastikan tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Sesuai hasil pemeriksaan visum  ditempat oleh dr. Michelle Giovanny Manoeroe disimpulkan bahwa tidak ada tanda kekerasan di tubuh Korban. Dan dipastikan Korban meninggal kerena mengantungkan diri di Pohon,”

pungkas Aiptu Anam.

“Pihak keluarga korban (Ayahnya) juga sudah ikhlas dan sudah membuat surat pernyataan menerima kematian anaknya sebagai suatu musibah,” lanjut Aiptu Anam menjelaskan.

Sebelumnya pada,Senin malam (7/12/2020) sekitar pukul 23.30 (WITA), korban Pulang ke Rumahnya lalu membangunkan Ayahnya Josep Adu dan mengatakan kepada Ayahnya “Beta Minta Maaf “. Lalu Korban mencari pisau untuk berniat melakukan Bunuh diri, melihat itu kemudian Ayah Korban menghalangi niat itu dengan mengamanankan Pisau serta menyembunyikan Pisau tersebut.

Namun tak disangka keesokan paginya Jebrian Adu ditemukan sudah tak bernyawa karna menggantungkan diri menggunakan seutas tali yang di ikat pada dahan salah satu pohon di sekitar rumahnya.

Penulis: Daniel Timu

Editor: Jefri Tapobali

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

[addtoany]
[addtoany]