DPO Kasus Pengeroyokan di Tangkap Anggota Polsek Rote Selatan

  • Whatsapp
banner 468x60

PORTALNTT.COM, ROTE NDAO – Yefta Sanu DPO tersangka kasus pengeroyokan yang melarikan diri sejak tanggal 31 Oktober 2017 sesuai laporan Polisi  nomor : LP/20/IX/2017/SEK. Rote Selatan tanggal 31 oktober 2017 berhasil ditangkap kanit ik George Polin dan banik reskrim Yulius Sasi.

Kapolres Rote Ndao AKBP Murry Miranda ketika dikonfirmasi melalui kasubag humas Aipda Anam Nurcahyo, Rabu (13/12) mengatakan kronologis penangkapan DPO kasus pengeroyokan tersebut berawal dari hari Selasa (12/12) jam 08.00 wita kanit ik Polsek Rote Selatan George Polin mendapat informasi bahwa tersangka Yefta Sanu sudah di rumahnya di dusun Oenusa Desa Nusakdale Kecamatan Pantai baru dan melaporkan kepada Kapolsek.

Selanjutnya kapolsek Rote Selatan Ipda James Mbau memerintah kanit reskrim siapkan mindik sp kap dan bersama kanit ik Bripka George Polin serta banit reskrim Briptu Yulius Sasi berangkat ke lokasi dan menemukan Tersangka Yefta Sanu sedang memberi makan sapi paron.

“emudian langsung dilakukan Penangkapan lalu dibawa ke Mako Polsek Rote Selatan dan saat dilakukan penangkapan tersangka tidak melakukan perlawanan,” jelasnya.

Menurut Anam Nurcahyo tersangka Yefta Sanu dimintai keterangannya untuk melengkapi mindik selanjutnya diberkaskan dan dilimpahkan ke JPU karena SPDP sudah dikirim ke JPU tanggal 31 Oktober 2017 dan terhadap tersangka disangka melanggar pasal 170 subs psl 351 jo pasal 55 KUHP ancaman hukuman 5 tahun penjara. (Nadus)

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60