Kapolda NTT Tegas Lawan Percaloan: “Jangan Percaya Janji Lulus AKPOL”

  • Whatsapp

PORTALNTT.COM, KUPANG – Suasana penuh ketegangan dan harapan menyelimuti pelaksanaan Computer Assisted Test (CAT) Uji Akademik dan Uji Komputer penerimaan terpadu Taruna-Taruni Akademi Kepolisian (AKPOL) Tahun Anggaran 2026 di SMA Negeri 3 Kupang, Kamis (7/5/2026).

Di tengah keseriusan para peserta mengikuti tahapan seleksi, Kapolda NTT, Rudi Darmoko,

hadir langsung meninjau proses ujian sekaligus memberikan motivasi kepada para calon Taruna dan Taruni AKPOL.

Didampingi Karo SDM Polda NTT, Juli Agung Pramono, serta sejumlah pejabat utama Polda NTT, Kapolda memastikan seluruh proses seleksi berjalan secara bersih, transparan, dan bebas dari praktik percaloan.

Sebanyak 45 peserta mengikuti tahapan ujian tersebut, terdiri dari 41 peserta pria dan 4 peserta wanita.

Dalam arahannya, Kapolda NTT menegaskan bahwa kelulusan hanya ditentukan oleh kemampuan dan kesiapan peserta, bukan melalui bantuan pihak tertentu yang menjanjikan kelulusan.

“Jangan sampai menjadi korban penipuan. Jangan percaya jika ada pihak yang mengaku bisa membantu meluluskan, baik itu masyarakat, anggota polisi, bahkan panitia sekalipun,” tegasnya di hadapan peserta.

Ia menekankan bahwa tidak ada seorang pun yang mampu menjamin kelulusan dalam proses seleksi AKPOL, termasuk dirinya sebagai Kapolda.

“Saya sebagai Kapolda saja tidak bisa menjamin seseorang lulus. Semua ditentukan oleh hasil dan kemampuan peserta sendiri. Kalau ada yang menawarkan bantuan kelulusan, itu bohong,” ujarnya.

Pernyataan tersebut mendapat perhatian serius dari para peserta maupun orang tua yang turut hadir di lokasi ujian. Kapolda juga meminta agar setiap indikasi praktik percaloan segera dilaporkan kepada pihak kepolisian, termasuk melalui layanan darurat 110.

“Kalau ada yang menawarkan jasa kelulusan, segera laporkan. Lebih baik fokus belajar, mempersiapkan diri, dan berdoa,” katanya.

Selain memberikan penegasan terkait larangan praktik percaloan, Kapolda turut memotivasi para peserta agar tetap percaya diri dan optimistis menghadapi seluruh tahapan seleksi.

Menurutnya, keberhasilan hanya dapat diraih melalui kerja keras, disiplin, kesiapan mental, dan kemampuan diri sendiri.

“Kalian bisa lulus karena usaha dan kemampuan kalian sendiri. Tetap percaya diri dan jangan menyerah,” ungkapnya.

Kehadiran Kapolda NTT di lokasi ujian menjadi suntikan semangat tersendiri bagi para peserta, terutama mereka yang telah beberapa kali mencoba mengikuti seleksi AKPOL.

“Bagi yang pernah mencoba sebelumnya, tetap semangat dan yakin bisa berhasil tahun ini,” pesannya.

Peninjauan tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen Polda NTT dalam mewujudkan sistem rekrutmen Polri yang BETAH, yakni Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis, sehingga seluruh peserta memperoleh kesempatan yang sama tanpa intervensi maupun praktik percaloan.

Komentar Anda?

Related posts