PORTALNTT.COM, WAIKABUBAK – Pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran ke-XXVII Tahun 2017 Tingkat Kabupaten Sumba Barat bertempat di aula MA (Madrasyah aliya), Senin 18 desember 2017 yang dihadiri Wakil bupati Sumba Barat (SB), Dandim 1613/SB, Kapolres SB, Ketua MUI SB, Kepala Depag SB, ketua PHBI, ketua pengadilan agama SB, Pendeta, Dewan Hakim, dan IPHI.
Dalam kesempatan ini Wakil Bupati SB Marthen Ngailu Toni SP, mengucapkan terima kasih kepada hadirin khususnya peserta MTQ bahwa malam yang berbahagia ini kita semua dalam keadaan sehat untuk mengikuti pembukaan MTQ ke-27 tingkat kabupaten SB tahun 2017. Pelaksanaan MTQ ke-27 dapat menjadi motifator bertoleransi khususnya umat Islam SB, sekaligus memahami, mendekatkan silaturahmi diantara kita dan semakin terpacu membaca alquran.
“Negara kita bukan negara sekuler yang tidak memperhatikan agama, negara kita adalah negara pancasila yang sungguh-sungguh menumbuh kembangkan hidup beragama. Oleh karena itu kita harus melaksanakan pembangunan bangsa yang berlandaskan pancasila dan undang-Undanga dasar 1945, sungguh sangat keliru dalam pelaksanaan MTQ hanya diperhalus sisi kegiatan seremonial keagamaan saja, tanpa mampu memaknai lebih konfrensif akan nilai-nilai manfaat dan kemaslahatan yang menyertainya,” kata Wabup Toni.
Kegiatan MTQ, kata Toni, dapat menjadi momentum strategis bagi antara pelaksanaan pembangunan dan prilaku kehidupan umat islam dalam kehidupan sehari-hari.
“Pelaksanaan MTQ ke-27 di kabupaten ini yang dimulai pada malam ini untuk mempersiapkan duta-duta kabupaten SB yang nantinya akan mewakili SB untuk mengikuti MTQ tingkat provinsi NTT dan selanjutnya menuju ke tingkat nasional,” tandasnya.
Toni berharap MTQ tingkat provinsi nanti ada qoriah-qoriah terbaik yang dapat mewakili SB sebagai peserta dalam kafilah kontingen-kontingen NTT pada pelaksanaan MTQ tingkat Nasional.
“Saya berharap bagi dewan hakim untuk bekerja profesional jujur dan bertanggung jawab lebih khusus lagi kepada lembaga Tilawatil qur’an LPTQ kabupaten SB agar menunjukan kwalitasnya sebagai pendulang yang akan menghasilkan qorih-qoriah pembaca alquran yang bermutu,” imbuhnya.
Atas nama pemerintah kabupaten SB, lanjut wabup Toni mengucapkan apresiasi yang tinggi khususnya LPTQ SB serta masyarakat SB pada umumnya. Pemerintah memperhatikan penuh terhadap pelaksanaan MTQ dan salah satu bentuk perhatian pemerintah adalah memberikan bantuan yang diberikan pemerintah pusat sampai daerah paling bawah melalui lembaga MTQ LPTQ sebagai lembaga penengah tiwatil qur’an.
“Lokasi dana yang ada LPTQ kabupaten SB dapat bekerja maksimal, jika lembaga ini bekerja dengan maksimal saya yakin kita akan mendapat generasi penerus yang tertanam agamanya,” pungkasnya. (DSBM/Mus)







