PORTALNTT.COM, ATAMBUA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belu terus mempercepat transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan. Bersama Bank NTT, pemerintah daerah meluncurkan Dashboard Monitoring Rekening Pemerintah Daerah yang memungkinkan Bupati memantau kondisi keuangan daerah secara real time, mulai dari penerimaan, belanja, hingga posisi kas daerah.
Peluncuran inovasi tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Belu, Willybrodus Lay, seusai kegiatan Exotic Tenun: Parade Tenun dan Fashion Show di Pelataran Mal Pelayanan Publik Timor Atambua, Jumat (26/6/2026). Pada kesempatan yang sama, Pemkab Belu juga meresmikan sistem Retribusi E-Sampah, layanan pembayaran retribusi kebersihan berbasis digital.
Kedua inovasi itu menjadi bagian dari komitmen Pemkab Belu bersama Bank NTT dalam membangun pemerintahan yang lebih modern, transparan, dan berbasis data, sekaligus memperkuat kualitas pelayanan publik.
Pemimpin Bank NTT Kantor Cabang Atambua, Victor Aprilius B. Payong Beda, mengatakan Dashboard Monitoring Rekening Pemerintah Daerah dirancang untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi keuangan daerah kepada pimpinan.
Melalui dashboard tersebut, Bupati dapat memantau penyerapan anggaran setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perkembangan Pendapatan Asli Daerah (PAD), realisasi belanja, hingga posisi kas daerah dalam satu sistem yang terintegrasi.
“Dashboard ini memudahkan Bupati mengontrol penyerapan anggaran setiap OPD secara berkala. Selain itu, perkembangan Pendapatan Asli Daerah juga dapat dipantau secara real time sehingga kondisi keuangan daerah dapat diketahui dengan cepat,” ujar Victor.
Ia menjelaskan, sistem tersebut juga memberikan akses data kepada setiap OPD sesuai kewenangannya sehingga proses pelaporan menjadi lebih cepat, akurat, dan terdokumentasi dengan baik.
Menurut Victor, digitalisasi pengelolaan keuangan daerah menjadi langkah strategis dalam meningkatkan efektivitas pengawasan sekaligus memperkuat akuntabilitas pemerintahan.
“Kami berharap inovasi ini mendukung tata kelola keuangan daerah yang semakin transparan dan akuntabel, sekaligus menjadi dasar pengambilan keputusan yang lebih tepat dalam mendukung pembangunan Kabupaten Belu,” katanya.
Selain menghadirkan dashboard keuangan, Pemkab Belu dan Bank NTT juga memperkenalkan sistem Retribusi E-Sampah yang memanfaatkan perangkat Android Electronic Data Capture (EDC). Melalui sistem tersebut, pembayaran retribusi kebersihan kini dapat dilakukan secara tunai, menggunakan QRIS, maupun kartu debit.
Seluruh transaksi tercatat secara otomatis dan dapat dipantau secara real time. Sistem ini juga dilengkapi fitur pengaturan tarif berdasarkan jenis dan lokasi wajib retribusi, tagihan harian maupun bulanan, serta rekapitulasi transaksi secara digital.
Penerapan sistem tersebut diharapkan mampu meningkatkan akurasi pengelolaan retribusi sampah, menekan potensi kebocoran penerimaan daerah, sekaligus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah.
Peluncuran dua inovasi digital itu berlangsung di sela rangkaian kegiatan Exotic Tenun: Parade Tenun dan Fashion Show yang dihadiri Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Ketua Harian Dekranas Tri Tito Karnavian, jajaran TP PKK Provinsi NTT dan Kabupaten Belu, serta tamu dari Timor-Leste dan Australia.
Bagi Pemkab Belu, kehadiran Dashboard Monitoring Rekening Pemerintah Daerah dan Retribusi E-Sampah bukan sekadar menghadirkan layanan berbasis teknologi. Lebih dari itu, kedua inovasi tersebut menjadi fondasi menuju pemerintahan digital yang mengedepankan transparansi, efisiensi, dan pengambilan kebijakan berbasis data demi mempercepat pembangunan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.







