Pemkot Kupang Gelar Khitanan Massal Gratis bagi 120 Anak dan Remaja Kota Kupang

  • Whatsapp

PORTALNTT.COM, KOTA KUPANG – Pemerintah Kota Kupang (Pemkot) menggelar khitanan (Sunat) massal gratis bagi 120 anak dan remaja kota Kupang, bertempat di Masjid Said Amanatulah Kecamatan Alak, Rabu (11/07/2018).

Wakil Wali Kota Kupang dalam sambutannya mengatakan, Khitanan massal merupakan kegiatan yang tidak hanya ditujukan bagi umat Islam, tetapi juga semua umat beragama guna menanamkan kebiasaan hidup sehat bagi anak sejak dini.

“Dengan Khitanan massal ini, mereka (anak-anak/remaja) dapat bertumbuh dan berkembang dengan baik, karena kenyataan hidup saat ini, aspek kesehatan dan pendidikan anak sangat diperlukan,” ungkap Hermanus Man.

Lanjutnya, aspek kesehatan dan pendidikan tidak dapat dipisahkan, menurutnya, untuk dapat mengikuti pendidikan dengan baik, diperlukan tubuh dan tumbuh kembang anak yang sehat.

“Agar supaya persiapan dini kesehatan bagi anak dapat menunjang proses pendidikan hingga ke jenjang yang di cita-citakan, itu yang utama,” kata Hermanus.

Sementara, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Kupang, Rita Lay mengatakan khitanan merupakan salah satu manifestasi pelaksanaan ajaran agama yang didalamnya terkandung nilai-nilai keimanan, ketaqwaan dan kesetiaan.

“Dari aspek kesehatan kegiatan ini memberi hal positif terhadap upaya peningkatan kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak kita agar mereka bertumbuh menjadi generasi muda yang sehat dan mampu memberikan kontribusi yang positif bagi pembangunan daerah dan pembangunan nasional di masa mendatang,” tutur Rita.

Selain itu, kata Rita, aspek kesehatan memberi dampak positif terhadap upaya peningkatan kesehatan masyarakat khususnya bagi anak dan remaja agar dapat bertumbuh menjadi generasi muda yang sehat dan dapat memberi berkontribusi bagi pembangunan daerah.

“Ini merupakan salah satu program sosial yang rutin dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah guna meningkatkan kualitas hidup beragama di Kota Kupang,” tutup Rita.

Perlu diketahui bahwa, Program strategis tersebut berawal dari kesadaran bahwa umat beragama merupakan bagian dari komponen masyarakat yang sangat potensial bagi upaya mewujudkan perubahan sosial yang mengarah pada kemajuan dan kesejahteraan. (Willy)

Komentar Anda?

Related posts