Usai Rekonstruksi Kasus Penkase, POLDA NTT Himbau Masyarakat Jangan Terpengaruh Berita HOAX Di Medsos

  • Whatsapp

Penulis: Daniel Timu
Editor: Jefri Tapobali

PORTALNTT.COM, KOTA KUPANG – Proses Penanganan Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak, yakni AM dan anaknya LM yang jenazah mereka ditemukan di lokasi Proyek SPAM Kali Dendeng, Kel. Penkase, Kec. Alak pada 30 Oktober 2021 lalu, kini telah memasuki babak baru.

Pihak POLDA NTT telah melakukan Rekonstruksi Kasus Pembunuhan tersebut pada Rabu, (22/12/2021) yang juga diperankan langsung oleh Pelaku Pembunuhan, Randy Badjideh sebagai Pelaku dalam Kasus Pembunuhan tersebut.

Sebelumnya, pada 2 Desember 2021 lalu Randy sendiri telah menyerahkan diri ke Mapolda NTT dan mengakui bahwa dirinya pelaku Pembunuhan tersebut. Randi adalah ayah biologis dari korban LM (Balita 1 tahun) yang terbunuh bersama ibunya, AM.

Dalam Rekonstruksi yang digelar oleh Pihak POLDA NTT selama 2 hari berturut-turut tersebut, dilaksanakan di 13 lokasi/tempat dengan 25 adegan. dengan melibatkan 25 orang Saksi, serta 35 jenis Barang bukti. 25 adegan tersebut menceritakan kronologi awal dari Tersangka menghubungi korban, menjemput korban, membunuh korban sampai korban ditemukan.

Hal tersebut disampaikan oleh Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto, SH, S.I.K, MH saat dikonfirmasi media ini pada, Kamis (23/12/2021) melalui pesan WhatsApp.

“Rekonstruksi dilaksanakan di 13 lokasi/tempat dengan 25 adegan. dan Saksi sebanyak 25 orang dan Barang bukti 35 jenis,” jelas Kombes Pol Rishian Krisna.

Juga terkait motif pembunuhan ini, Kabidhumas Polda NTT menjelaskan bahwa Tersangka RB ingin mengakhiri hubungannya dengan Korban, dengan cara menghilangkan nyawa korban.

“Korban (AM) dicekik oleh Tersangka (RB). Sedangkan anaknya (LM) dicekik ibunya (AM). Ini berdasarkan hasil penyidikan dan alat bukti yang ada,” ungkap Kombespol Rishian Krisna.

“Polda NTT dari awal sampe saat ini bekerja secara Scientific Crime Investigation dengan mengacu pada alat bukti dan fakta hukum yg diperoleh oleh penyidik selama pelaksanaan penyidikan berjalan. Mohon doanya agar kasus ini cepat tuntas dan keadilan serta kepastian hukum dapat terwujud,” jelas Kombes Pol Rishian Krisna, Kabidhumas Polda NTT.

Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto, SH, S.I.K, selaku Kabidhumas Polda NTT ini juga menghimbau masyarakat agar tetap tenang, jangan terpengaruh oleh berita yang tidak benar di medsos, serta percayakan Pihak Kepolisian mengusut tuntas Kasus Pembunuhan tersebut.

Komentar Anda?

Related posts