Agustinus Nahak Minta Bank Bukopin Jangan Cuci Tangan Tapi Cari Solusi Kembalikan Dana Rp 3 Miliar Milik Kliennya

  • Whatsapp
banner 468x60

Penulis dan Editor: Jefri Tapobali

PORTALNTT.COM, KOTA KUPANG – Agustinus Nahak selaku kuasa hukum Rebeka Adu Tadak (RAT) meminta pihak KB Bank Bukopin cabang Kupang jangan cuci tangan dalam kasus hilangnya dana kliennya senilai Rp 3 miliar tapi harus bersama-sama mencari solusi agar dana itu bisa kembali ke rekening kliennya.

Menurut Agustinus Nahak, dalam klarifikasi yang disampaikan Branch Manager KB Bukopin Kupang, M. Nasyarudin bahwa kasus yang diadukan kliennya telah di SP3 oleh Polda NTT maka sudah jelas bahwa pihak Bank tidak bisa bertangungjawab atas tuduhan Ibu Rebeka Adu Tadak.

“Kami minta Polda NTT buka kembali laporan yang sebelumnya dihentikan karena ini masih dalam proses penyelidikan belum sampai ke penyidikan. Jangan arahkan kami ke praperadilan, Pihak Bank jangan ngarang-ngarang,” tegas Advokad kondang yang berkarier di Jakarta ini pada awak media, di Hotel Sotis Kupang, Jumat (19/2/2022).

Sebagai kuasa hukum RAT, dirinya menyayangkan sikap Bank atas persoalan ini. Seharusnya menurut Agus Nahak pihak bank mencari solusi kenapa sampai uang nasabah bisa dipindahkan ke rekening lain.

“Jeklin itu staf bank tapi dia juga karyawan PT Mahkota. Nah ini kesalahan siapa? Ini kesalahan dari pihak siapa? Kenapa bank memberikan seorang staf pekerjaan, lalu tidak memonitor bahwa staf itu melakukan pekerjaan yang lain. Kejadian ini terjadi karena Jeklin datang sebagai pihak Bank bukan dari pihak PT Mahkota,” tegas Agus Nahak.

Yang terjadi, kata Agus Nahak, Jeklin datang dengan membawa misi lain dari PT Mahkota tapi memakai pakian, tanda pengenal Bank Bukopin.

“Yang dilihat bahwa ada tanda tangan ibu Rebeka, tapi tidak pernah dijelaskan untuk apa dan salinannya tidak pernah diserahkan. Harusnya orang berinvestasi, ada tanda tangan lalu dijelaskan dan diberikan juga fotocopy atau slipnya supaya ibu Rebeka tahu. Ini setelah ada persolan baru dijelaskan,” ketus Agus Nahak.

Atas dasar itu, Agus Nahak menilai ada konspirasi yang harus dibongkar dan diusut tuntas biar jangan ada lagi korban-korban lainnya.

“Buktinya dalam rekaman konfirmasi ada jeda dan ada bahasa yang menanyakan Bank BCA ko? Harusnya menjelaskan uang ibu akan dibawa ke sini, dan ke sini, konfirmasi harus jelas. Katanya bank sudah melalui aturan perundang-undangan, SOP nya jelas. Pernah nggak dijelaskan ke kliennya saya SOP nya apa?” tanya Agus Nahak, putra Malaka ini.

Agus Nahak menegaskan, bahwa kliennya tidak pernah mengisi formulir tentang PT Mahkota.

“Ketika uang itu mau ditransfer ke rekening lain harus mengunakan KTP asli ibu Rebeka, faktanya KTP nya ibu Rebeka tidak pernah dikasih. Lalu tidak ada surat kuasa dari ibu Rebeka kepada siapapun agar uang itu dialihkan ke Bank lain. Bagaimana uang Rp 3 miliar tanpa terkonfirmasi dengan baik. Tanpa KTP asli, tanpa dia mengisi formulir. Tentang PT Mahkota itu klien saya tidak pernah tahu. Kalau benar klien saya ingin menginvestasikan ke bank lain tidak mungkin dia berjuang bertahun-tahun untuk mendapatkan kembali uangnya,” tandas Agus Nahak.

Untuk itu Agus Nahak meminta Polda NTT kembali membuka kembali kasus ini dan meminta pihak Bank Bukopin memiliki itikad baik mengembalikan dana Ibu Rebeka Adu Tadak.

“Saya sudah laporkan ke pihak Bank Bukopin pusat dan menjelaskan persoalan yang sebenarnya. Saya juga suda membuat laporan ke Mabes Polri, laporan ke MPR, DPR dan DPD RI karena ini uang masyarakat,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Sementara itu, Branch Manager KB Bukopin Kupang, M. Nasyarudin dalam jumpa pers pada Selasa, 15 Februari 2022 siang menegaskan bahwa pemindahan uang sebesar Rp 3 Miliar di rekening bank Bukopin milik Rabeka Adu Tadak (58) ke rekening BCA Cyber milik PT Mahkota Properti Indopertama sudah sesuai dengan standar Opersioanal ( SOP) dan atas persetujuan nasabah.

”Pemindahan dana nasabah tersebut dilakukan sesuai standar prosedur operasional dimana diinstruksikan dan diketahui oleh nasbah yang bersangkutan,” ungkap Nasyarudin.

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60