PORTALNTT.COM, KUPANG – Anggota DPRD Provinsi NTT, Ana Waha Kolin, melontarkan desakan keras kepada Pertamina agar segera mengakhiri kelangkaan minyak tanah yang belakangan ini dikeluhkan masyarakat di Kota Larantuka, Kabupaten Flores Timur.
Menurut An Kolin sapaan akrabnya, kelangkaan minyak tanah telah menimbulkan keresahan di tengah warga yang masih bergantung pada bahan bakar tersebut untuk kebutuhan sehari-hari.
“Setiap sore orang kasih naik di Facebook, minyak tanah ada dimana ko? Setiap hari,” tegas Anggota Dewan Provinsi NTT Fraksi PKB, dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Pertamina, Selasa (12/8/2025).
Ia menilai, distribusi energi harus menjadi prioritas dan tidak boleh terganggu oleh alasan teknis. DPRD NTT, kata An Kolin, akan terus memantau langkah Pertamina dalam memastikan pasokan kembali normal.
“Kami tidak mau hanya janji, harus ada tindakan nyata. Jika perlu, lakukan evaluasi jalur distribusi atau tambah kuota untuk Larantuka,” ujarnya.
Kolin juga mengingatkan pemerintah daerah untuk berperan aktif dalam mengawasi pendistribusian agar tidak ada penyimpangan di lapangan.
“Ini bukan sekadar soal pasokan, tetapi soal keadilan bagi masyarakat kecil yang sangat membutuhkan,” tambahnya.
Perwakilan Pertamina, mengatakan pihaknya akan bekerjasama dengan pemerintah, pengusaha, untuk mengatur pembagiannya sehingga merata kepada semua masyarakat.
“Nanti kami pertamina libatkan Pemda, dan forkompinda, pengusahanya kita duduk bersama dengan agennya di sana untuk diatur tentang kouta pembagiannya,” jelas perwakilan Pertamina.







