Diduga Beda Pilihan Calon Kepala Desa, Seorang Suami di TTU Tega Bunuh Istri dan Dibuang Ke Sumur

  • Whatsapp

PORTALNTT.COM, KEFAMENANU – Seorang suami di Desa Sone, Kecamatan Insana Tengah, Timor Tengah Utara (TTU) Nusa Tenggara Timur (NTT) bernama Hubertus Kusi ditangkap sungguh tega menghabisi nyawa istrinya sendiri. Bahkan untuk menghabisi nyawa istrinya itu, pelaku meminta bantuan tetangganya.

Kini keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.

“Pelaku Hubertus Kusi ini merupakan suami dari korban Maria Imakulata Nabu,” kata Kepala Kepolisian Resor TTU Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Moh Mukhson, dalam rilis resmi yang diterima Kompas.com, Senin 18 September 2023.

Kronologi Pembunuhan

Kasus pembunuhan itu lanjut Mukhson, terjadi pada akhir Juli 2023 lalu dan baru diungkap pada 15 September 2023 lalu.

Kedua pelaku kata Mukhson, ditangkap di Tanah Merah, Kabupaten Kupang.

Pada 14 Juli 2023, kedua tersangka membicarakan soal pemilihan Kepala Desa Sone di kebun milik Hubertus Kusi.

Dalam pembicaraan itu disebutkan kalau korban tidak sejalan dengan Hubertus Kusi sebagai suaminya termasuk juga pada pemilihan BPD Desa Sone, korban disebut tidak memilih tersangka Laurensius Leu sebagai calon Ketua BPD.

Kemudian, pada Kamis, 20 Juli 2023 bertempat di rumah milik seorang warga bernama Magdalena Taek, kedua tersangka bertemu untuk merencanakan pembunuhan terhadap korban.

Tannggal 23 Juli 2023 pukul 13.00 Wita kedua tersangka bertemu lagi untuk merencanakan pembunuhan. Kemudian pada Senin, 24 Juli 2023 pukul 04.00 Wita, korban bangun untuk menimba air di sumur.

Saat itu, tersangka Hubertus menelepon tersangka Laurensius, menginformasikan korban sedang menuju ke sumur. Laurensius pun datang dan bersembunyi di samping WC.

Laurensius melihat korban dan tersangka Hubertus menuju sumur.

“Ketika korban hendak mengambil air di sumur, tersangka Hubertus mengambil sebatang kayu lamtoro dan memukul kepala korban sebanyak dua kali. Tak cukup hanya itu, pemukulan terhadap korban dilanjutkan oleh tersangka Laurensius juga mengambil batang lamtoro yang lalu memukul dua kali hingga korban tersungkur,” ungkap Mukhson.

Mengetahui korban sudah meninggal, kedua tersangka mengangkat mayat korban dan membuangnya ke dalam sumur. Warga setempat lalu menemukan mayat korban dalam sumur dan menginformasikan kepada tersangka Hubertus.

Saat itu, Hubertus berpura-pura melaporkan ke polisi, kalau istrinya terjatuh ke dalam sumur.

Polisi selanjutnya mengungkap, korban bukan terjatuh ke sumur, tapi dibunuh oleh suami dan tetangganya.

“Sampai saat ini, penyidik sementara melakukan pengembangan terkait kasus tersebut dan tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru,” ujar dia. 

Komentar Anda?

Related posts