FKIP Undana Perluas Wawasan Global Lewat Kuliah Umum Pendidikan Olahraga dari Akademisi Malaysia

  • Whatsapp

PORTALNTT.COM, KUPANG – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Nusa Cendana (Undana) memperkuat langkah menuju kampus berjejaring internasional melalui kuliah umum yang menghadirkan akademisi asal Malaysia, Dr Hasnul Faizal Hushin Amri JMW.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Graha Undana itu menjadi bagian dari rangkaian International Education Fair Undana. Hasnul, yang saat ini menjabat Direktur Pendidikan Malaysia untuk Indonesia serta Senior Lecturer di Universiti Teknologi MARA (UiTM), membagikan pandangan mengenai perkembangan ilmu keolahragaan, manajemen olahraga, hingga arah pendidikan tinggi di tengah dinamika global.

Kuliah umum tersebut diikuti hampir 300 mahasiswa dan dosen FKIP Undana. Peserta berasal terutama dari lingkungan pendidikan keolahragaan yang memanfaatkan forum itu untuk memperluas pemahaman mengenai pengelolaan olahraga, pembinaan prestasi, serta pengembangan sumber daya manusia di bidang olahraga.

Dekan FKIP Undana Prof Malkisedek Taneo mengatakan, kehadiran akademisi dari luar negeri merupakan kesempatan penting bagi mahasiswa maupun dosen untuk melihat perkembangan ilmu pengetahuan dari perspektif yang lebih luas.

Menurut dia, FKIP Undana segera menyiapkan peserta setelah mengetahui rekam jejak Hasnul yang lama berkecimpung dalam bidang manajemen olahraga dan pendidikan tinggi di Malaysia.

“Mahasiswa dan dosen mendapatkan tambahan perspektif mengenai perkembangan ilmu keolahragaan di tingkat global. Forum seperti ini juga membuka peluang untuk memperluas jaringan kerja sama internasional,” ujar Prof Malkisedek.

Ia menilai, kegiatan akademik yang melibatkan narasumber internasional perlu terus diperkuat. Tidak hanya melalui kuliah umum, tetapi juga lewat pelatihan, lokakarya, riset bersama, pertukaran akademik, dan program kolaborasi dengan perguruan tinggi dari berbagai negara.

Bagi FKIP Undana, kata Prof Malkisedek, langkah tersebut penting untuk membangun lingkungan akademik yang produktif, terbuka terhadap gagasan baru, serta mampu menjawab perubahan dalam dunia pendidikan dan teknologi.

“Kami ingin FKIP menjadi rumah ilmu yang terus berkembang. Mahasiswa dan dosen perlu mendapatkan akses terhadap pengetahuan, pengalaman, serta jejaring yang lebih luas,” katanya.

Prof Malkisedek juga menyampaikan apresiasi kepada Rektor Undana Prof Jefri S Bale, jajaran wakil rektor, Kantor Urusan Internasional atau International Relations Office (IRO) Undana, serta seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Wakil Dekan I FKIP Undana Damianus Dao Samo mengatakan, Hasnul memiliki pengalaman panjang dalam dunia pendidikan tinggi dan manajemen olahraga di Malaysia.

Sejak Mei 2024, Hasnul dipercaya sebagai Direktur Pendidikan Malaysia untuk Indonesia di bawah Department of Higher Education, Ministry of Higher Education Malaysia. Ia juga tercatat sebagai pengajar senior di Universiti Teknologi MARA sejak 2004.

Di bidang olahraga, Hasnul pernah menjabat Direktur Federal Territory Sports Council Malaysia. Pengalamannya mencakup pengelolaan olahraga prestasi tinggi, pelatihan, penelitian, hingga pengembangan sumber daya manusia olahraga.

Latar belakang akademiknya pun berangkat dari bidang manajemen rekreasi dan olahraga. Ia menempuh pendidikan diploma manajemen rekreasi, sarjana manajemen olahraga, magister pendidikan bidang manajemen olahraga di Universiti Kebangsaan Malaysia, hingga meraih gelar doktor manajemen olahraga dari Universiti Teknologi MARA.

Damianus menilai, pengalaman akademik dan profesional tersebut memberi nilai tambah bagi peserta kuliah umum, khususnya mahasiswa yang tengah mempersiapkan diri memasuki dunia kerja dan pengembangan profesi di bidang olahraga.

Kehadiran akademisi internasional di Undana, menurut dia, tidak sekadar menjadi ruang pertukaran gagasan. Forum itu juga menjadi pintu awal untuk membangun kerja sama yang lebih konkret, baik dalam bidang pendidikan, penelitian, maupun pengembangan kapasitas dosen dan mahasiswa.

Melalui kegiatan tersebut, FKIP Undana menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang kolaborasi lintas negara. Upaya itu diharapkan dapat memperkuat mutu pendidikan tinggi di Nusa Tenggara Timur sekaligus memperluas kesiapan mahasiswa menghadapi persaingan global.

Komentar Anda?

Related posts