PORTALNTT.COM, KOTA KUPANG – Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang diselenggarakan BPJS Kesehatan merupakan pilihan banyak masyarakat dalam mengakses pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan. Hal ini dapat dilihat dari jumlah masyarakat terdaftar sebagai peserta JKN-KIS yang terus bertambah dari tahun ke tahunnya. Dari kunjungan peserta, baik itu di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL), terlihat sudah banyak masyarakat yang memanfaatkan JKN-KIS untuk berobat.
Salah satu peserta JKN-KIS Winarti (57) yang ditemui menceritakan bagaimana ia selama ini menggunakan JKN-KIS untuk berobat. Winarti adalah seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang sudah sejak lama terdaftar sebagai peserta JKN-KIS. Ia pun dengan bangga menceritakan kisahnya menjalani persalinan menggunakan JKN-KIS.
“Ketika menjalani persalinan di salah satu fasilitas kesehatan yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, saya dilayani dengan sangat baik, tidak ada perbedaan pelayanan yang saya rasakan antara pasien dari peserta JKN-KIS dengan pasien umum lainnya,” ungkapnya penuh semangat.
Tidak hanya sampai di sana kebanggaannya terdaftar sebagai peserta JKN-KIS, dirinya pun sangat bersyukur karena semua biaya persalinan yang ia jalani dijamin penuh Program JKN-KIS.
“Banyak sekali manfaat yang saya dapatkan terdaftar sebagai peserta JKN-KIS, selain pelayanan yang diberikan sangat baik, biaya juga ditanggung,” ujarnya sambil tersenyum.
Baginya terdaftar sebagai peserta JKN-KIS bukan hanya merupakan suatu kewajiban sebagai warga negara, melainkan lebih kepada perlindungan diri ketika terjatuh sakit dan membutuhkan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan dan menurutnya menjadi peserta JKN-KIS adalah sebuah anugerah.
“Sakit tidak pernah dapat kita prediksi sebelumnya, sedia payung sebelum hujan, menjadi peserta JKN-KIS adalah solusi untuk melindungi diri dari mahalnya biaya pelayanan kesehatan,” ujarnya.
Ia pun berharap agar pelayanan yang sudah baik selama ini dapat ditingkatkan dan dirinya pun menaruh harapan besar kepada pemerintah agar Program JKN-KIS ini tetap ada di Indonesia karena telah banyak masyarakat yang terbantu seperti yang telah dialaminya.
“Terima kasih JKN-KIS, saya dan keluarga merasa aman dan tenang sudah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS,” tutupnya. (dh/sw)







