Home / Daerah / Kerjasama Tim Gabungan, Lima Orang Anak yang Hilang Akibat Panik Saat Erupsi Gunung Ile Lewotolok Ditemukan

Kerjasama Tim Gabungan, Lima Orang Anak yang Hilang Akibat Panik Saat Erupsi Gunung Ile Lewotolok Ditemukan

201 Kali dibaca

Bagikan Halaman ini

[addtoany]
[addtoany]

PORTALNTT.COM, LEMBATA – Lima Orang Anak yang Hilang Akibat kepanikan Saat Erupsi Gunung api Ile Lewotolok pada hari Minggu kemarin dan hari ini Senin (30/11/2020) berhasil ditemukan atas kerja keras tim gabungan TNI/Polri, Basarnas dan camat Lebatukan di bantu masyarakat.

Sesuai rilis yang diterima media ini dari Kabag Ops Polres Lembata, AKP Martin Arjon menjelaskan perihal Penjemputan kelima Anak Desa Waienga yang lari dan tersesat pada saat terjadi Erupsi Ile Lewotolok pada hari minggu tanggal 29 November 2020, pukul 08.30 Wita

Dijelaskan pada hari, Senin tanggal 30 November 2020, Pukul 14.30 Wita Tim Gabungan dari Anggota Polri, TNI AD, Basarnas Maumere, Kecamatan Lebatukan, Medis dari Puskesmas Hadakewa beberapa Masyarakat Desa Waienga yang dipimpin langsung Camat Lebatukan Petrus Here Key didampingi oleh Kapospol Lebatukan AIPDA Ronny Marten Maak, S. Sos dan Anggota DPRD Kabupaten Lembata Fraksi Demokrat Frit Tukan menuju Ke lokasi Perkebunan Desa Lamalela, Kecamatan Lebatukan, Kabupaten Lembata untuk melakukan penjemputan terhadap kelima Anak Desa Waienga yang lari ketakutan pada saat terjadinya Erupsi Ile Lewotolok pada Hari Minggu Tanggal 29 Nov 2020, sekitar pukul 08.30 Wita.

Sumber menjelaskan bahwa pada hari Minggu Tanggal 29 November 2020, sekitar Pukul 20.00 wita kepala Desa Waienga melakukan komunikasi dengan Penjabat Kepala Desa Lamalela Via Telephone yang mengatakan bahawa ” Tolong mengerahkan warga masyrakat Desa Lamalela untuk membatu melakukan pencarian terhadap ke 5 (Lima) Anak Desa waienga yang lari ketakutan akibat Erupsi Ile Lewotolok yang di perkirakan lari menuju ke arah pegunungan Sekitar Desa Lamalela.

Berdasarkan pengakuan slah satu warga, saat ditemukan salah satu anak Plipus Basa dalam keadaan lemas dan empat anak lainnya dalam kondisi sehat namun kondisi mereka drop karena lapar dan haus.

Adapun Identitas kelima Anak Desa Waienga tersebut antara lain:

~ Sisilia Date kls 2 SD, Umur 8 Tahun

~ Matias Bala kls 2 SD, Umur 8 Tahun

~ Bernadus Boli kls 2 SD, Umur 8 Tahun

~ Pius Kosmas aprilnaldi kls 4 SD, Umur 11 Tahun

~ Philipus Basa ( cacat tangan)dan Mental umur 24 tahun.

Penulis: Wilibaldus Kali

Editor: Jefri Tapobali

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

[addtoany]
[addtoany]