Home / Daerah / Masyarakat Lembata Kecewa Jokowi Batal Menghadiri Puncak Harnus 2016

Masyarakat Lembata Kecewa Jokowi Batal Menghadiri Puncak Harnus 2016

1306 Kali dibaca

Bagikan Halaman ini

[addtoany]
[addtoany]

PORTALNTT.COM, LEMBATA – Ketidakhadiran Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada puncak perayaan Hari Nusantara (Harnus) 2016 pada, Selasa (13/12/2016) membuat masyarakat kabupaten Lembata  kecewa. Ketidaakhadiran Presiden pada puncak Harnus 2016 di Lembata dibenarkan oleh Gubernur NTT,Frans Lebu Raya yang mengatakan Presiden Jokowi diagendakan telah  melakukan kunjungan kerja ke luar negeri kemarin, Minggu(11/12).

“Besok Bapak Presiden tidak datang karena beliau sedang melakukan kunjungan kerja ke Luar Negri. Jadi besok Bapak Presiden diwakili oleh Menteri Koordinator Kemaritiman Bapak  Luhut Binsar Pandjaitan membuka Harnus 2016 di Lembata,” kata Lebu Raya kepada portalNTT, pada saat mendampingi Menteri dalam Negri Indonesia Tjahjo Kumolo mengunjungi expo pameran Harnus, Senin (12/12).

Masyarakat kabupaten Lembata ketika dimintai komentar mereka terkait ketidakhadiran Presiden Joko widodo pada puncak Harnus 2016  mengungkapkan kekecewaan mereka. Yohan Mariano salah satu putra asli Lembata mengatakan sebagai masyarakat dirinya sangat kecewa karena ketidakhadiran Presiden pada puncak Harnus.

“Sebagai anak daerah saya sangat kecewa. Masyarakat Lembata mengharapkan Bapak presiden yang datang, dengan adanya pembatalan kunjungan beliau pada puncak harnus ini membuat semangat  masyarakat pudar,” kata Yohan.

Hal yang sama juga diungkapkan Steven Making, yang mengatakan masyarakat merindukan kehadiran Jokowi sebagai presiden pada puncak Hari Nusantara besok (13/12).

“Saya secara pribadi sangat kecewa. Karena yang dirindukan masyarakat itu adalah bapak presiden bukan Mentri yang datang di Harnus nanti,” katanya.

Hal berbeda diungkapkan Paulus Ola Atu tokoh masyarakat Lembata. Paulus memaklumi ketidakhadiran Jokowi ke Lembata. Ia beralasan kunjungan Jokowi ke luar negeri juga untuk pembangunan Indonesia. Dirinya tidak mempersoalkan pembatalan Presiden ke Lembata.

“Saya justru tidak mempersoalkan ketidakhadiran Bapak Presiden ke Lembata. Kunjungan Bapak Presiden ke luar negeri juga untuk pembagunan bangsa Indonesia. Mentri yang mewakili presiden juga adalah mentri yang ditunjuk langsung oleh Bapak Presiden sendiri. Jadi Mentri yang datang juga untuk kemajuan pembagunan di kabupaten Lembata juga,” kata Paulus Atu. (Ola).

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

[addtoany]
[addtoany]