Menu Sehat, Masa Depan Cerah: Program MBG Hadir di SMPN 1 Soe, Gerindra Dukung Perluasan

  • Whatsapp
Anggota DPRD Provinsi NTT dari Fraksi Gerindra, Matheus Osorio Soares, menyerahkan MBG untuk dibagikan kepada siswa.

PORTALNTT.COM, TTS – Udara pagi di Kota Soe begitu sejuk saat suara riuh pelajar SMP Negeri 1 SoE memenuhi halaman sekolah. Namun hari itu bukan sekadar hari belajar seperti biasanya. Ada pemandangan berbeda: meja-meja panjang ditata rapi, di atasnya tersaji menu Makan Bergizi Gratis (nasi, lauk pauk, sayur hijau, dan buah lokal).

Suasana haru dan gembira pun menyelimuti para siswa. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi diluncurkan di sekolah ini dan pertama di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Senin (21/7/2025).

Program ini bukan hanya tentang memberi makan. Ia adalah simbol harapan, langkah kecil menuju perubahan besar, terutama di wilayah seperti Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) yang selama ini dikenal dengan tantangan serius dalam masalah gizi buruk dan stunting.

 

Dari Piring ke Masa Depan

Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Soe, Omarmi I. Liu, S.Pd., M.Si, menyambut antusias program MBG sebagai salah satu terobosan paling manusiawi yang pernah menyentuh dunia pendidikan di daerah.

Ia menyampaikan rasa bangganya karena sekolah yang dipimpinnya menjadi titik awal pelaksanaan program makan bergizi gratis di TTS.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah, DPRD, dan Fraksi Gerindra atas perhatian ini. Ini menjadi semangat baru bagi siswa dan guru,” ucapnya.

 

Gerindra Dorong Pemerataan Program MBG di TTS

Peluncuran program ini dihadiri langsung oleh Anggota DPRD Provinsi NTT dari Fraksi Gerindra, Matheus Osorio Soares, bersama Wakil Ketua DPRD TTS sekaligus Ketua DPC Gerindra TTS Arsianus Nenobahan, dan Bupati TTS Eduard Markus Lioe. Hadir pula jajaran Forkopimda, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Sekolah, dan para guru.

Matheus Osorio Soares menegaskan bahwa program MBG ini adalah bagian dari visi besar Presiden Prabowo Subianto untuk membangun sumber daya manusia Indonesia yang sehat dan kuat sejak usia dini.

“Hari ini kita menyaksikan langsung bagaimana program Makan Bergizi Gratis berjalan sangat baik di TTS. Ini adalah program unggulan Presiden Prabowo, dan sebagai kader Gerindra, kami punya tanggung jawab moral untuk ikut mengawal pelaksanaannya di daerah. Di TTS saja, hari ini ada 1.307 penerima manfaat, dan besok akan bertambah 1.700 lagi,” tegas Matheus dikutip dari metrotimor.com.

Menurutnya, keberhasilan program ini akan sangat berpengaruh terhadap penurunan angka stunting dan masalah gizi buruk yang masih tinggi di daerah-daerah terpencil, termasuk di TTS. Ia berharap agar jumlah penerima manfaat terus ditingkatkan ke depannya.

“Kami ingin melihat anak-anak di desa juga merasakan manfaat ini. Jangan hanya di kota. Kalau ini diperluas, maka bukan hanya gizi yang meningkat, tapi semangat belajar anak-anak juga ikut tumbuh,” tambahnya.

Senada dengan Matheus, Wakil Ketua DPRD TTS Arsianus Nenobahan menyebut bahwa program MBG adalah langkah strategis untuk mengatasi stunting, gizi buruk, dan sekaligus memberi semangat baru bagi anak-anak agar terus bersekolah.

“Kami di Fraksi Gerindra tentu sangat bangga karena ini adalah program langsung dari Pemerintah Pusat. Kami akan terus berkomunikasi dengan pemerintah daerah agar MBG ini menjangkau lebih banyak sekolah, bukan hanya di kota, tapi sampai ke desa-desa,” ujarnya.

Ia juga menyinggung data 22 ribu lebih anak tidak sekolah di TTS. Menurutnya, program seperti MBG bisa menjadi pemicu kembalinya semangat anak-anak untuk datang ke sekolah.

“Kita ingin anak-anak datang ke sekolah bukan hanya untuk belajar, tapi juga karena tahu ada makanan bergizi yang menanti mereka. Ini bentuk kepedulian negara terhadap masa depan generasi muda,” tandasnya.

 

Langkah Berani Mengubah Generasi

Kabupaten TTS merupakan salah satu daerah dengan angka stunting tertinggi di NTT. Program MBG menjadi bagian dari strategi intervensi dini yang tidak hanya melibatkan sektor pendidikan, tetapi juga kesehatan dan pemberdayaan ekonomi lokal.

Di tengah keterbatasan, hadirnya program Makan Bergizi Gratis di SMP Negeri 1 SoE adalah oase harapan. Ia menjadi bukti bahwa kebijakan yang menyentuh kebutuhan dasar, jika dikelola dengan baik dan melibatkan banyak pihak, bisa membawa perubahan nyata.

Dari setiap suapan nasi bergizi yang masuk ke tubuh anak-anak TTS, tersimpan cita-cita besar: menciptakan generasi yang tidak hanya sehat jasmani, tapi juga kuat dalam mimpi dan tekad untuk membangun daerahnya sendiri.

Komentar Anda?

Related posts