Operasi Gigi Nurjannah Bebas Biaya Berkat Program JKN

  • Whatsapp

PORTALNTT.COM, MAUMERE – Prameswari Nurjannah (28), merupakan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang tredaftar pada segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) dari suaminya yang berprofesi sebagai anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI). Ia sudah beberapa kali mengakses layanan kesehatan salah satunya saat kedua giginya ditumbuhi daging dan diharuskan untuk operasi.

 

Nurjannah mengatakan, sebelum ia menjalani operasi gigi di rumah sakit, awalnya ia merasakan nyeri dan sakit yang sangat mengganggu aktivitas karena merasa sakit ketika makan bahkan saat ia tidur di malam hari. Hal ini membuatnya segera memeriksakan giginya di drg. Yosepha Chandra tempat fasilitas kesehatannya terdaftar.

 

“Pada waktu itu gigi saya rasanya tidak enak sekali, saya tidak dapat makan dengan nyaman dan tidurpun tidak nyenyak, karena gigi rasanya nyeri dibagian yang ditumbuhi daging, pokoknya benar-benar tidak nyaman. Maunya tidak usah dipikirkankan, tapi sakitnya sudah sangat mengganggu,” ujar Nurjannah. (28/08)

 

Nurjannah menambahkan, ketika sudah diperiksa oleh dokter gigi Yosepha Chandra, ternyata gigi tersebut harus mendapat penanganan lebih lanjut, sehingga diberikan rujukan untuk segera ke Rumah Sakit Siloam di Kupang. Daging yang tumbuh di gigi harus diangkat oleh dokter bedah mulut di rumah sakit.

 

“Atas saran dari Dokter Yosepha, saya dirujuk ke rumah sakit. Namun karena di Maumere tidak ada dokter spesialis bedah mulut maka saya pun dirujuk ke Kupang. Saya dioperasi di Rumah Sakit Siloam di sana. Setelah di operasi, alhamdulillah kondisi saya menjadi lebih baik dari sebelumnya. Saya sangat bersyukur telah terdaftar di Program JKN. Semua pembiayaan untuk pengobatan saya telah ditanggung dengn adanya Program JKN,” tutur Nurjannah.

 

Nurjannah menambahkan, tak hanya satu kali ia memanfaatkan Program JKN. Ia juga memanfaatkan kepesertaan JKN miliknya ketika giginya harus ditambal.

 

“Ini bukan pertama kalinya saya menggunakan Program JKN untuk berobat, sebelumnya juga pernah pakai ketika tambal gigi di dr. Yosepha Chandra juga. Program JKN ini sudah sangat membantu, kalau tidak sedikit-sedikit kita bayar kalau berobat,” ujarnya.

 

Selama menggunakan Program JKN, Nurjannah tidak pernah mendapatkan perbedaan perlakukan dengan pasien lain. Ketika ke dokter gigi dan konsul beberapa kali ia dilayani dengan baik. Nurjannah mendapatkan informasi yang jelas tentang sakitnya dan tindakan operasi yang harus ia jalani dan itu membuatnya cukup tenang melalui proses tahap demi tahap.

 

“Selama saya berobat semua sangat baik, dokter perawat serta tenaga medis di rumah sakit pun menangani dengan baik. Tidak ada perlakuan yang berbeda antara saya dengan pasien lainnya. Saya pakai Program JKN dan semua pengobatannya ditanggung. Saya juga awalnya khawatir ketika disampaikan harus operasi. Tapi dokter Yosepha memberikan informasi dan menyampaikan prosesnya seperti apa sehingga saya jadi tenang,” tambahnya

 

Nurjannah juga menceritakan kalau sebagai istri tentara ia selalu ikut berpindah kemanapun suaminya bertugas. Ia pun merasa kemudahan akses layanan kesehatan selama suaminya bertugas dimanapun. Termasuk ketika ia harus melakukan perpindahan fasilitas kesehatan di Maumere.

 

“Menurut saya Program JKN ini sangat bagus. Bisa dimanfaatkan dimanapun dan kapanpun, karena suami saya tentara jadinya berpindah tugas sudah biasa. Bahkan waktu harus pindah kesini saya pun turut mendampingi. Saya yang dulu terdaftar di fasilitas kesehatan di tempat yang lama ketika pindah disini langsung ubah ke fasilitas kesehatan di Maumere. Infonya bisa pakai tiga kali berobat di tempat yang baru, tapi saya rasa lebih baik langsung diubah fasilitas kesehatan di sini dan saya dapat mengubah langsung melalui Aplikasi Mobile JKN,” tuturnya

 

Nurjannah sangat mengapresiasi Program JKN yang diselenggarakan oleh Pemerintah Indonesia. Menurutnya ini adalah bentuk perhatian pemerintah terhadap kesehatan masyarakat. Adanya Program JKN yang bersifat gotong royong dapat membantu dan meringankan dari segi biaya kesehatan.

 

“Saya benar-benar salut dengan Program JKN ini, setidaknya masyarakat yang dulu sulit mengakses layanan kesehatan sekarang bisa dengan mudah ke dokter, puskesmas dan rumah sakit. Tidak ada perbedaan pelayanan antara pasien JKN dengan pasien umum. Sistemnya sangat baik dengan adanya sistem gotong royong. Artinya kita bisa saling membantu satu sama lain, tentu hal ini sangat meringankan biaya pelayanan kesehatan bagi siapa pun yang sakit dan bisa fokus untuk pemulihan kesehatan,” tutupnya.

Komentar Anda?

Related posts