PORTALNTT.COM, KOTA KUPANG – Dengan menjadi peserta JKN, masyarakat sudah mempersiapkan proteksi diri jika nantinya sakit dan membutuhkan pelayanan kesehatan. Di samping itu, walaupun saat ini belum membutuhkan pelayanan kesehatan, namun dengan menjadi peserta JKN, secara langsung seseorang bergotong royong membantu peserta yang sakit dan membutuhkan pelayanan kesehatan.
Hal ini pula dirasakan oleh Meriana Lede (38), salah satu peserta JKN yang tinggal di Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Ibu rumah tangga yang sudah terdaftar sebagai peserta JKN segmen PBPU telah berhenti bekerja dari salah satu perusahaan swasta.
”Sebelumnya saya adalah peserta JKN yang didaftarkan oleh perusahaan yang menanggung suami dan tiga orang anak. Namun saat ini saya tak lagi bekerja sehingga saya datang ke Kantor BPJS Kesehatan untuk pindah kepesertaan JKN. Saya sekeluarga sekarang sudah terdaftar menjadi peserta JKN mandiri,” katanya, Kamis (18/08).
Meriana mengatakan bahwa ia tak ragu untuk segera mengurus peralihan status kepesertaannya agar tetap aktif karena ia paham manfaat yang dirasakan sewaktu menjadi peserta JKN.
“Saya melihat orang-orang di sekitar saya yang selalu menggunakan kartu BPJS Kesehatan untuk berobat merasa puas dengan pelayanan yang mereka dapatkan, baik itu pelayanan ketika berobat di Puskesmas maupun berobat di rumah sakit. Peserta JKN dilayani sama dengan pasien umum sehingga mereka puas berobat dengan kartu BPJS Kesehatan. Itu yang membuat saya yakin untuk terus menjadi peserta JKN, karena pelayanannya bagus kata orang-orang, jadi saya tidak khawatir kalau jatuh sakit dan harus menggunakan kartu JKN ini,” ungkap Meriana.
Meriana mengungkapkan bahwa dengan terdaftar sebagai peserta JKN, secara langsung telah melindungi diri dan keluarganya dari ketidakpastian biaya berobat. Oleh karena itu, ia tidak merasa keberatan membayar iuran JKN setiap bulan untuk dirinya sendiri dan anggota keluarganya karena manfaatnya jauh lebih besar daripada iuran yang dibayar.
“Untuk masyarakat yang belum terdaftar sebagai peserta JKN, ayo segeralah mendaftarkan diri beserta anggota keluarga sebelum sakit. Kita tidak pernah tahu kapan sakit akan menimpa kita. Bagi masyarakat yang sudah terdaftar sebagai peserta JKN, semoga bisa rutin membayar iuran setiap bulan,” katanya mengakhiri pembicaraan. (ay/ov)







