‘Qrish Smash’ Meriah di Kupang, BI dan PBSI Dukung Atlet Muda Menuju PON 2028

  • Whatsapp

PORTALNTT.COM, KUPANG – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Kupang menggelar turnamen bulutangkis bertajuk “Qrish Smash” di lapangan Puku-Puku Arena, Jumat (22/8/2025).

Acara ini dibuka secara resmi oleh Alex Foenay, Ketua Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Pengprov NTT.

Turut hadir dalam acara pembukaan, Kepala Perwakilan Bank Indonesia, Provinsi NTT, Agus Sistyo Widjajati, Ketua Kadin Kota Kupang, Budi Harto, dan perwakilan konsulat Republik Demokratik Timor Leste.

Ketua panitia, Thomas Susanto, dalam laporannya menyampaikan Event ini dirancang tidak hanya untuk mengembangkan olahraga bulutangkis, tetapi juga untuk mendorong literasi pembayaran digital melalui QRIS (Quick Response Indonesian Standard).

“Kegiatan ini bisa terselenggara berkat dukungan dari para sponsor, ada Bank Indonesia, Bank BNI, Bank Mandiri, Kadin Kota Kupang, Pertamina, Aquaviva dan sponsor lainnya. Selain itu dukungan dari teman-teman panitia dan para wasit,” jelasnya.

Ketua Kadin Kota Kupang, Budi Harto mengatakan Kadin Kota Kupang sangat peduli terhadap perkembangan olahraga di Kota Kupang.

“Kami berharap akan ada atlet-atlet yang lahir dari tournament ini,” ungkap Budi.

Ia mengatakan event ini akan menjadi event tahunan yang akan dilakukan Kadin sebagai bentuk dukungan terhadap dunia olahraga.

“Kita akan buat event ini menjadi event tetap setiap tahun,” tandas Budi Harto.

Kepala Perwakilan BI Provinsi NTT, Agus Sistyo Widjajati, mengatakan kegiatan olahraga seperti ini bisa menjadi media efektif untuk memperkenalkan kebiasaan transaksi non-tunai kepada masyarakat.

“QRIS bukan hanya soal teknologi, tetapi tentang membiasakan diri dengan cara pembayaran yang praktis, aman, dan efisien. Turnamen ini membuktikan bahwa literasi digital bisa tumbuh bersama semangat sportivitas,” ujarnya.

Sementara itu Ketua PBSI Pengprov NTT, Alex Foenay mengatakan pihaknya memberikan dukungan penuh kepada Kadin Kota Kupang yang peduli terhadap perkembangan olahraga khususnya bulutangkis.

Menurut Alex, tahun 2028 Provinsi NTT akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) dan cabang olahraga Bulutangkis akan diselenggarakan di Kota Kupang. Ia berharap dengan tournamen yang digelar akan lahir bibit-bibit atlet yang bisa diseleksi untuk masuk pelatda.

“Kami akan pantau sehingga bibit-bibit yang lahir dari tournament ini akan kita panggil mengikuti seleksi di pelatda. Kita akan persiapkan atlet-atlet sehingga bisa bersaing di PON nantinya,” ungkap Alex.

Alex Foenay, berharap kompetisi ini menjadi batu loncatan untuk mencetak pemain potensial jelang PON 2028.

“Ini bukan hanya pertandingan, tetapi langkah awal membangun prestasi bulutangkis NTT,” pungkasnya.

Komentar Anda?

Related posts