PORTALNTT.COM, WAIKABUBAK – Bertempat di Ruang aula kantor bupati Sumba Barat telah dilaksanakan rapat pemantapan dalam rangka Hari pangan sedunia tingkat Provinsi NTT yang ke-38, Kamis (24/08/2018).
Ketua Peguyuban Keluarga Besar Rote Ndao di Sumba Barat Frensen Edwin Bengkiuk, SE mengungkapkan bahkan rapat pemantapan tersebut dibuka oleh Asisten I dan di dampingi oleh Kadis Pangan.
Adapun peserta rapat adalah para kepala SKPD serta seluruh Ketua penguyuban suku-suku di NTT yang ada di Kabupaten Sumba Barat.
Lanjut Frensen, keterlibatan Peguyuban dalam kegiatan ini guna membantu memfasilitasi kontingen kontingen dari setiap kabupaten seperti penyediaan kendaraan, penginapan dan lain-lain sehingga kegiatan ini boleh berjalan dengan aman, tertib dan lancar serta sukses.
“Kegiatan tersebut berlangsung dari tanggal 3-5 September 2018 Yang akan dibuka oleh Penjabat Gubernur NTT, dan turut hadir Gubernur terpilih,” katanya.
Kegiatan yang dilaksanakan selama 3 hari yakni satu Pengabdian masyarakat, berupa sidak keamanan pangan, apakah aman atau tidak dikonsumsi terutama makanan lokal asal tumbuhan.
Kedua kunjungan lapangan terhadap kelompok tani wanita di Watu Kawula desa Ubu pede.
Ketiga penyerahan bantuan / penghargaan kepada kabupaten kabupaten yang bayak melaksanakan bantuan pemda ke masyarakat oleh Bupati.
Keempat gerakan/kampanye distribusi pangan, resep resep yang dilombakan sampai dengan tahun 2017.
Kelima jalan sehat dan senam massal.
Keenam Pameran dan Basar yang diikuti oleh kabupaten -kabupaten sepropinsi NTT dan Perangkat Daerah sumba barat.
Ketujuh lomba lomba stand,karya pangan, mewarnai gambar oleh anak TK dan SD,tarian kreasi, resep menu B2SA, kedelapan Pemilihan duta pangan, kesembilan penyiaran dan panggung hiburan.
“Suatu kehormatan bagi Sumba Barat sebagai tuan rumah hari pangan sedunia tingkat propinsi NTT. Bahkan dalam waktu dekat juga akan menjadi tuan rumah hari Aksara Nasional,” katanya.
“Oleh karena itu saya mengajak seluruh masyarakat sumba barat untuk. Menjaga nama baik Sumba Barat dengan menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif selama berlangsungnya kegiatan tersebut,” demikian kata Frensen mengakhiri perbincangan dengan media ini. (Mus)







