Undana Mendunia! 8 Mahasiswa Pulang dari Filipina, Bawa Ilmu dan Pengalaman Global

  • Whatsapp

PORTALNTT.COM, KUPANG – Universitas Nusa Cendana (Undana) kembali menunjukkan kiprahnya di level internasional. Sebanyak delapan mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Undana resmi kembali ke Tanah Air usai mengikuti program SEA-Teacher di Filipina.

Kepulangan para mahasiswa tersebut disambut langsung oleh Rektor Undana, Prof. Jefri S. Bale, didampingi Wakil Rektor 1, Prof. Annyta I.R. Detha di Gedung Rektorat Undana, Selasa (31/3/2026).

Dalam kesempatan itu, Prof. Jefri menyampaikan rasa bangga atas capaian para mahasiswa yang telah membawa nama baik kampus di kancah internasional. Ia menilai, pengalaman yang diperoleh selama mengikuti program tersebut menjadi bekal penting dalam mencetak calon pendidik yang unggul dan berdaya saing global.

“Ini adalah bukti bahwa mahasiswa Undana mampu bersaing di tingkat internasional. Pengalaman ini harus menjadi motivasi untuk terus berkembang dan berkontribusi bagi dunia pendidikan,” ujarnya.

Tak hanya itu, Prof. Jefri juga memberikan motivasi sekaligus harapan besar bagi mahasiswa berprestasi di Undana. Ia menegaskan bahwa peluang untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi terbuka lebar.

“Anak-anak yang berprestasi memiliki peluang besar untuk mendapatkan kesempatan melanjutkan studi S2 secara gratis. Ini harus dimanfaatkan dengan baik sebagai bagian dari peningkatan kualitas diri,” tegasnya.

Pada saat yang sama, suasana internasional di lingkungan Undana juga terasa dengan berpulangnya tiga mahasiswa asal Amerika Serikat yang telah menyelesaikan program akademik mereka di kampus tersebut. Ketiganya turut berpamitan secara resmi kepada Rektor Undana sebelum kembali ke negaranya.

Momen ini menjadi simbol kuat pertukaran budaya dan akademik yang berlangsung dua arah, di mana mahasiswa Undana menimba pengalaman di luar negeri, sementara mahasiswa asing juga belajar langsung di lingkungan kampus Undana.

Program SEA-Teacher sendiri merupakan program pertukaran mahasiswa di kawasan Asia Tenggara yang difokuskan pada praktik mengajar di sekolah-sekolah di Filipina. Pada tahun 2026, program ini tengah berlangsung dalam batch 10 dan batch 11, dengan melibatkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Selama mengikuti program tersebut, para mahasiswa tidak hanya menjalani praktik mengajar, tetapi juga beradaptasi dengan sistem pendidikan, budaya, serta lingkungan akademik di negara tujuan.

Salah satu peserta, Yohanes Irvan Nofereno Jalorong (Irvan), mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika, mengaku mendapatkan pengalaman yang sangat berharga.

“Pengalaman mengajar di Filipina membuka wawasan saya tentang metode pembelajaran yang lebih interaktif dan inovatif. Saya juga belajar bagaimana beradaptasi dengan lingkungan baru dan budaya yang berbeda,” ungkapnya.

Irvan menambahkan, pengalaman tersebut semakin memotivasinya untuk menjadi pendidik yang profesional dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan di Indonesia.

Program SEA-Teacher dinilai menjadi salah satu wadah strategis dalam membentuk calon guru yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi lintas budaya, kreativitas, serta kesiapan menghadapi tantangan global.

Dengan keberhasilan delapan mahasiswa ini, Undana terus mempertegas komitmennya dalam mendorong mahasiswa untuk tampil di panggung internasional serta memperluas jejaring kerja sama pendidikan di kawasan Asia Tenggara.

Komentar Anda?

Related posts