Wali Kota Kupang Akui Pelayanan Pemerintah Belum Menjawab Semua Kebutuhan Masyarakat

  • Whatsapp

PORTALNTT.COM, KOTA KUPANG – Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH (Jeriko) mengatakan bahwa, dalam konteks kota Kupang baik pelayanan atau penyelenggaraan pemerintah dan pelaksanaan pembangunan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat publik belum menjawab semua kebutuhan masyarakat.

“Hal ini disebabkan oleh sejumlah faktor seperti keterbatasan Sumber Daya, baik Sumber Daya Manusia maupun Sumber Daya Alam dan keterbatasan Anggaran serta partisipasi masyarakat,” ungkap Jeriko saat memberikan sambutan pada acara memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Iindonesia (RI) ke 74, bertempat di Lapangan kantor Wali Kota, Sabtu (17/08/2019).

#IklanHUTRI#

Menurut mantan anggota DPR RI dua periode ini, persoalan tersebut merupakan tantangan yang harus dihadapi dan disiasati bersama untuk mewujudkan kota Kupang yang layak huni, cerdas, mandiri dan sejahtera dengan tata kelola bebas KKN sebagaimana visi kota Kupang 2017-2022.

“Untuk itu, dalam rangka mengatasi persoalan-persoalan yang ada, guna mencapai smart city/ kota cerdas, maka pemerintah terus berinovasi dengan spirit baru yang dikemas secara Komperhensip melalui tagline AYO BERUBAH,” kata orang nomor satu kota Kupang ini.

“Semuanya ini akan dapat terlaksana dengan baik jika kita semua bergandengan tangan, satu hati bekerja sama dengan satu tekad untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat kota Kupang,” tambah Jeriko.

Lebih lanjut dijelaskan Jeriko, langkah strategis yang telah, sedang dan akan dilakukan pemerintah kota Kupang yakni peningkatan mutu pendidikan dan derajat kesehatan melalui penyediaan piranti pendidikan serta tenaga medis dan fasilitas pendukung lainnya yang lebih berkualitas guna mewujudkan masyarakat yang sehat dan cerdas.

Pencanangan gerakan sadar sampah dengan melakukan pembersihan di ruang publik, bantaran kali serta pantai melibatkan seluruh warga kota dan juga mengadakan event Kupang Green and Clean di 51 kelurahan, mewujudkan gerakan sadar sampah pemerintah juga menyediakan sarana dan prasarana pendukung yang lebih modern antara lain mobil penyapu jalan dan sarana lainnya.

“Perluasan jaringan internet sebanyak 157 titik yang tersebar di berbagai wilayah Kota Kupang, penerapan sistem kerja yang berbasis online guna mengurangi aktifitas bertemu langsung yang bisa berdampak terjadinya pungli dan aktifitas tidak terpuji lainnya melalui Sistem Aplikasi Dana Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (SinarEmas),” jelasnya.

Selain itu, kata Jeriko, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) secara online, Sistem Informasi Pokok Pikiran DPRD (Sipokir), Program perekaman dan pembagian e-KTP dan Kartu Keluarag (KK) demi mempercepat kepemilikan dokumen diri dengan jumlah perekaman total 272.859 jiwa atau 80,29persen dari total wajib e- KTP sebanyak 339.901 orang, penetapan sistem pelaporan berbagai keluhan pelayanan melalui aplikasi Qlue.

Pembangunan infrastruktur jalan sepanjang 189, 44 kilometer, drainase, sanitasi, irigasi, jaringan air bersih dengan peningkatan kerjasama PDAM Tirta Bening Lontar bersama BLUD SPAM, guna peningkatan ketersediaan air bersih dengan cakupan seluruh wilayah Kota Kupang dan penambahan jaringan atau Sambungan Rumah (SR), pemasangan lampu penerangan jalan umum sebanyak 2.600 titik dan pemasangan lampu hias, pembangunan tembok penahan bronjong kali 4.605,03 meter.

“Pemugaran taman bundaran TIROSA, pembangunan taman pada Ruang Terbuka Hijau (RTH), taman Adipura, taman Patung Kasih, taman Penerus Generasi, taman Ina Boi, taman Pantung Sonbai, peningkatan kesejahteraan ekonomi warga melalui ekonomi kreatif, dana bergulir dan bantuan gerobak kuliner, bantuan tabungan bagi penyandang disabilitas, konstitensi pembagian rastra plus bagi rumah tangga sasaran penerima manfaat serta memberikan santunan kematian bagi keluarga kurang mampu yang meninggal dunia,” pungkas Jeriko. (Willy)

Komentar Anda?

Related posts