PORTALNTT.COM, KUPANG – Universitas Nusa Cendana resmi melantik 146 pengurus Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) tingkat universitas. Momentum ini menjadi tonggak penting transformasi organisasi kemahasiswaan di Undana tahun 2026.
Rektor Undana, Prof. Jefri S. Bale, menegaskan bahwa para pengurus yang dilantik adalah “energi kolektif” dari sembilan UKM yang siap menggerakkan perubahan kampus. Ia mengapresiasi komitmen mahasiswa yang tetap memilih berorganisasi di tengah padatnya aktivitas akademik.
“Tahun 2026 adalah milestone. Kita tidak hanya mengukuhkan UKM yang sudah mapan, tetapi juga melahirkan lima UKM baru sebagai wujud kampus yang inklusif dan progresif,” ujarnya.
Lima UKM baru tersebut meliputi kerohanian lintas agama, kehumasan, dan olahraga basket, melengkapi UKM yang sudah ada seperti Pramuka, Bella Cantare, futsal, dan bola voli.
Rektor juga mengingatkan, jabatan organisasi adalah amanah, bukan ruang untuk arogansi. Ia meminta seluruh pengurus menjaga etika, membangun komunikasi yang sehat, serta memperkuat kolaborasi lintas organisasi.
Lebih jauh, Prof Jefri menantang mahasiswa menghadirkan konsep “UKM Berdampak”, yakni program yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat di luar kampus.
“Jangan jadi jago kandang. UKM harus hadir di tengah masyarakat dengan aksi nyata,” tegasnya.
Dalam pesannya, Rektor juga menegaskan komitmen tegas kampus terhadap keamanan mahasiswa. Undana menerapkan kebijakan zero tolerance terhadap perundungan dan kekerasan seksual, serta meminta setiap UKM menjadi ruang aman bagi seluruh anggota.
Ketua UKM Protokoler dan Pers, Hector Abu Bakar Abdullah, menyatakan kesiapan pihaknya menjadi garda depan informasi kampus.
“Kami siap menghadirkan komunikasi publik yang edukatif sekaligus menangkal hoaks di lingkungan kampus,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua UKM Pramuka, Simon Petrus De Jesus Laubato, menegaskan komitmennya dalam membentuk karakter mahasiswa.
“Pramuka akan terus menjadi ruang pembinaan disiplin, kepemimpinan, dan pengabdian nyata bagi masyarakat,” katanya.
Pelantikan ini menandai babak baru organisasi mahasiswa Undana yang tidak hanya aktif di dalam kampus, tetapi juga berdampak luas bagi masyarakat.







