PORTALNTT.COM, KUPANG – Setidaknya 20 pelaku usaha kecil menengah mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) tentang produksi pangan yang baik dan sehat yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Kota Kupang Nusa Tenggara Timur mulai Selasa, 03 – Kamis 05 Desember 2024.
Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dokter Muhammad Ikhsan atasnama Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang saat membuka kegiatan dimaksud mengatakan, Penjelasan terkait produksi pangan yang baik dan sehat selama Bimtek ini sebenarnya supaya semua pengusaha kecil dan menengah memiliki pemahaman mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan keamanan selama melakukan proses produksi. Yang dimulai dari tempat usaha, peralatann yang digunakan, bahan baku, sampai proses termasuk kesehatan dan kebersihan pekerja juga penting dan perlu dijaga.
“Untuk memberikan pemahaman yang lebih dan mendalam kepada pelaku UMKM mengenai pentingnya menjaga proses produksi, higenitas bahan baku, para pekerja sampai pada bahan dan bangunan sekitar tempat produksi,” jelas Ikzan.
Sementara Apoteker Dewi Masae dengan materinya tentang, peraturan terkait Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga menjelaskan, untuk memberikan kenyamanan dalam suatu produk perlu dicatat oleh lembaga terkait dan resmi yang dikeluarkan pemerintah. Misalnya perijinan Standar Pangan Olahan ijin akan dikeluarkan oleh Balai POM maupun Pemda setempat, sedangkan Pangan siap saji ijin di dinkes Pengan mengandung herbal (obat) ijin di balai POM dan seterunya.
“Tidak hanya itu bapa/ibu pengusaha juga mesti memiliki pemahaman soal kenyamanan dalam berproduksi karena itu nanti di materi berikut akan disajikan,” urai Dewi.
Sementara itu salah satu peserta Bimtek dibidang usaha krupuk pisang dan jahung goreng, Goris Takene mengatakan, senang bisa mendapat undangan untuk mengikuti Bimtek, karena sebagai pemula masih minim pengetahuan soal proses produksi yang baik dan higenis.
“Kegiatan ini sangat membantu kami yang pemula untuk memahami proses perizinan maupun proses produksi yang baik,” katanya.(goe)







