Air Laut Pasang, Balasan KK di Fatubesi Mengungsi Ke Sekolah

  • Whatsapp
banner 468x60

PORTALNTT.COM, KUPANG – Akibat air laut pasang sedikitnya 12 Kepala Keluarga di RT 17/RW04 Kel Fatubesi Kecamatan Kota Lama terpaksa mengungsi.
Sebagian besar diantaranya di rumah kerabat dan keluarga terdekat sedangkan lima (5) Kepala Keluarga untuk sementara waktu mengungsi di SD Negeri Oeba 2.

Lurah Oeba Anak Agung Gede, MM saat dihubungi melalui telpon selular membenarkan kondisi yang dialami warganya di lingkungan RW 04. Karena itu dia menyampaikan terimakasih kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Kupang yang telah mengijinkan fasilitas Sekolah SD Oeba 2 untuk bisa digunakan sementara waktu oleh warganya. Dan mengharapkan kepada warga sekitar untuk terus waspada dengan kondisi air pasang ini terutama di malam hari.

Frangklin JP Pailo (43) (kaos Biru)- UPTD. SDI Oeba 2, bersama warga.

“Iya benar yang berdampak dari gelombang pasang kemarin itu ada dua belas KK hanya lima KK yang di SD Oeba, karena itu saya menyampaikan terimakasih kepada Bapak Kadis Pendidikan yang sudah mengijinkan gedung sekolah untuk bisa digunakan sementara waktu oleh warga yang berdampak,” jelas Anak Agung.

Dia juga mengharapkan secepatnya ada bantuan makan seadanya untuk mereka yang mengungsi dari instansi terkait.

“Saya berharap ada bantuan stimulan seadanya untuk mereka dari instansi terkait selama mengungsi,” harapnya.

Arnoldus Yosua (61) di tempat penampungan SD Negeri Oeba 2 mengaku ia dan keluarganya mengungsi sejak Selasa siang , 12 Maret 2024. Dia mengaku akibat dari gelombang pasang itu semua perabot rumah dan dapur miliknya basah sehingga belum bisa digunakan.

“Semua barang dapur dan rumah basah, untuk makan kami berharap dari warga dan kerabat sekitatar,” ujar Arnoldus.

Sementara itu Kepala Sekolah UPTD SDN Oeba 2 melalui, salah satu staf sekolah Frangklin JP Pailo (43) mengatakan, karena satu ruangan kelas di gunakan warga yang terdampak maka pihaknya menunggu petunjuk dari pimpinan secara berjenjang agar saat Kegiatan Belajar Mengajar esok, Kamis tidak terganggu.

“Tadi bapak Kadis sudah langsung pantau dan kami berharap ada petunjuk dari pimpinan secara berjenjang agar saat masuk sekolah esok Kamis KBM tidak terganggu,” pintanya.(goe)

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60