Home / Daerah / Area Head Bank Mandiri Kupang, Wido Wibowo Ajak Masyarakat NTT Manfaatkan KUR

Area Head Bank Mandiri Kupang, Wido Wibowo Ajak Masyarakat NTT Manfaatkan KUR

192 Kali dibaca

Bagikan Halaman ini

[addtoany]
[addtoany]

PORTALNTT.COM, KOTA KUPANG – Area Head Bank Mandiri Kupang, Wido Wibowo mengajak seluruh masyarakat NTT untuk memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada Bank Mandiri untuk mengembangkan usaha-usaha pada sektor pertanian, perdangangan dan jasa.

Menurut Wibowo tujuan dilaksanakannya program KUR antara lain adalah untuk meningkatkan dan memperluas akses pembiayaan kepada usaha produktif, meningkatkan kapasitas daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), dan mendorong pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja.

“Untuk wilayah NTT, alokasi KUR yang dimiliki Bank Mandiri saat ini Rp 20-50 miliar. Kredit yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sampai dengan Rp 200 juta. Tapi kita juga bisa secara selektif sampai Rp 500 juta. Dan itu kita berikan bunga yang cukup membantu kepada masyarakat, tidak memberatkan. Karena bunga KUR adalah bunga subsidi dari pemerintah sebesar 6 persen/tahun,” ungkap Wibowo yang didampingi I Made Mudalara, Area Operation Manager dan Marlyn Haning Branch Manager Bank Mandiri Moh. Hatta, pada media ini, Senin (10/5/2021).

Saat ini, kata Wibowo, Bank Mandiri sedang mengarap kerjasama dengan Pertamina untuk pembukaan mitra petrashop.

“Pertamina membuat yang namanya mitra petrashop artinya kita bisa membuat SPBU dengan modal hanya Rp 250 juta dan modal itu bisa kita minta pembiayaan dari bank. Masyarakat yang berminat bisa menghubungi kepada bank mandiri atau langsung ke Pertamina juga bisa, cukup menyiapkan lahan, paling tidak 200 m2,” tandasnya.

Bahan bakar yang dijual, yaitu jenis Dexlite dan pertamax.

“Ada dua jenis bisa dipilih, bisa dua-dua juga boleh dengan modal awal lahan, nanti kita akan biayai pembangunan dari pompa dan resevoarnya untuk penyimpanan dari BBM,” tegas pria asal Jawa Tengah ini.

Diakuinya, Bank Mandiri mendorong masyarakat agar punya usaha dibantu BUMN besar seperti Pertamina.

Wibowo menambahkan dirinya juga memiliki komitmen untuk membantu masyarakat yang ingin mengambangkan usaha Kopi. Pasalnya, NTT sebagai daerah penghasil kopi dengan citarasa terbaik dan memiliki keunggulan yang jauh berbeda dengan daerah lainnya.

“Saya tertarik untuk mendorong pengambangan Kopi. Jadi kita akan melatih dan mendampingi petani tidak saja menjual bahan mentahnya tapi sampai pada minuman yang siap saji. Kita lihat konsumsi kopi per kapita di NTT masih jauh, bila kita coba bandingkan dengan Aceh. Di sana masyarakat Aceh memadati kedai-kedai kopi yang lokal, bukan turunan-turunan seperti sturbuck. Di sana ada morden, usaha kopi lokal yang banyak dimintai masyarakat,” kata Wibowo.

Menurutnya produk KUR ini dijamin tidak akan bisa tersaingi oleh produk serupa yang bukan KUR.

“Karena ini sudah sangat membantu lah,” tegas Wibowo.

Lebih lanjut Wibowo menegaskan Bank Mandiri memberikan kebijakan pada nasabah yang terdampak badai siklon tropis Seroja.

“Kepada masyarakat yang terdampak bencana yang sudah punya kredit kita juga berikan keringanan. Artinya kita bisa tunda pembayaran bunga dan pokok sampai dengan 6 bulan, bahkan ada yang sampai tahun depan. Masyarakat terdampak bencana mungkin lahan pertaniannya hilang, ternaknya terkubur dalam lumpur misalnya, kita bisa berikan keringanan-keringanan. Dan juga teman-teman yang kreditnya konsumtif seperti kredit pegawai kita bisa berikan bunga yang lebih murah karena kita sama-sama ketahui bahwa NTT butuh recovery dan recovery ini butuh waktu. Jadi tidak serta merta kita hanya menagih pembayaran nasabah tapi kita juga membantu nasabah yang terdampak bencana,” tandasnya.

Untuk diketahui, untuk mengajukan kredit KUR ada sejumlah syarat dan ketentuan yang berlaku.

Syarat dan Ketentuan Berlaku
1. Ketentuan Umum
* Usia calon Debitur minimal 21 Tahun atau sudah menikah, usia calon Debitur Penempatan TKI dimungkinkan berusia minimal 18 Tahun, namun harus menyerahkan surat pernyataan calon debitur dan surat ijin dari orang tua/wali untuk bekerja di luar negeri.
* Pelaku Usaha yang dapat menerima fasilitas KUR yaitu memiliki usaha produktif yang layak dengan kriteria sebagai berikut:
* Calon Debitur dapat sedang menerima kredit/pembiayaan yaitu KUR pada penyalur yang sama, Kredit Kepemilikan Rumah, Kredit/Leasing Kendaran Bermotor, Kartu Kredit, Kredit dengan Jaminan Surat Keputusan Pensiun, dan Resi Gudang dengan kolektibilitas Lancar,
* Calon Debitur masih memiliki baki debet kredit/pembiayaan produktif dan kredit/pembiayaan program di luar KUR, diperlukan surat keterangan lunas/roya dengan lampiran cetakan rekening dari pemberi kredit/pembiayaan sebelumnya.

2. Suku Bunga

3. Limit Kredit

4. Jangka Waktu Kredit

5. Persyaratan Dokumen Pengajuan
* Aplikasi Permohonan Kredit
* Foto copy E-KTP, KK, Surat Nikah/ cerai (bagi yang sudah menikah/cerai)
* Pas foto terbaru calon debitur dan pasangan
* Surat Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK)/ Surat keterangan domisili usaha/ Surat keterangan usaha lainnya.
* NPWP (apabila limit kredit >Rp 50 Juta)

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Mandiri Call 14000 dan unit/cabang Bank Mandiri terdekat.

Penulis dan Editor: Jefri Tapobali.

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

[addtoany]
[addtoany]