Home / Daerah / Bank Mandiri Pastikan Ketersidaan Uang Tunai Jelang Hari Raya Lebaran 1442 Hijriyah di NTT Aman

Bank Mandiri Pastikan Ketersidaan Uang Tunai Jelang Hari Raya Lebaran 1442 Hijriyah di NTT Aman

291 Kali dibaca

Bagikan Halaman ini

[addtoany]
[addtoany]

PORTALNTT.COM, KOTA KUPANG – Bank Mandiri memastikan kondisi uang tunai menjelang hari raya Lebaran atau Idul Fitri 1412 Hijriah untuk melayani kebutuhan nasabah di NTT dalam kondisi aman.

Penegasan ini disampaikan Area Head Bank Mandiri Kupang, Wido Wibowo yang didampingi I Made Mudalara, Area Operation Manager dan Marlyn Haning
Branch Manager Bank Mandiri Moh. Hatta, dalam pertemuan dengan awak media di Restaurant Bondi Cafe, Senin (10/5/2021) malam. Menurutnya saat ini Bank Mandiri memiliki 18 kantor cabang yang tersebar di seluruh wilayah NTT.

“Selama liburan lebaran kali ini, kebutuhan uang tunai masih dalam tahap normal. Kita tidak menyediakan uang tunai secara khusus untuk masyarakat. Uang tunai kita siapkan tapi itu untuk fasilitas penukaran uang kertas baru. Walaupun sekarang masih dalam keadaan pandemi tapi masyarakat masih membutuhkan uang baru,” ujar Wibowo yang baru sebulan bertugas di Kupang, NTT.

Wibowo menjelaskan, jumlah ATM di bawah area Mandiri Kupang sebanyak 68 buah dan akan tetap beroperasi 24 jam.

“Kita siapkan petugas khusus yang memantau baik untuk pengisian maupun keamanan dari nasabah yang bertransaksi. Karena semua ATM kita dilengkapi dengan CCTV, termasuk juga kamera yang ada dalam mesin ATM yang bisa melakukan foto. Bahkan misalnya kartu namanya A tapi yang ambil si B, kita bisa deteksi dengan kamera yang ada dalam mesin,” jelasnya.

Selain itu untuk melayani nasabah, pada tanggal 12 dan 15 Mei akan dibuka pelayanan sehingga nasabah bisa melakukan transaksi pengiriman uang maupun penarikan uang.

“Masih ada pembukaan pelayanan pada kantor cabang di Urip tanggal 12 dan di hari Sabtu tanggal 15 di cabang Kupang Moh. Hatta masih melayani nasabah yang ingin melakukan penarikan atau penyetoran. Artinya kebutuhan uang tunai masih normal karena masyarakat sudah beralih ke transaksi digital,” jelasnya.

Lebih lanjut Wibowo menjelaskan, saat ini ada 50 persen nasabah Bank Mandiri sudah beralih ke transaksi digital melalui aplikasi Livin.

“Di Livin ini sudah power full. Jadi nasabah bisa cek saldo, bahkan kalau ada pinjaman bisa cek saldo pinjaman juga di situ. Kartu kredit juga bisa cek di situ, bisa transfer hampir ke semua bank yang ada di Indonesia. Bisa bayar tagihan, bisa juga untuk pembayaran pake scan QRIS. Saat ini ada promo 50 persen di McD. Ada fitur blokir kartu. Jadi apapun yang dibutuhkan sudah ada di aplikasi ini tanpa harus datang ke bank,” urai Wibowo.

Ia berharap ke depan, pengunaan uang tunai itu bisa ditekan. Pasalnya pengunaan uang tunai memiliki resiko yang besar, baik di Bank maupun dari sisi nasabah.

“Dengan kita bawa-bawa uang tunai resiko keamanan, bisa saja tertinggal atau terlewat. Tapi kalau dengan transaksi digital, hal-hal seperti itu bisa kita minimalisir,” pungkas pria asal Jawa Tengah ini.

Penulis dan Editor: Jefri Tapobali

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

[addtoany]
[addtoany]