PORTALNTT.COM, MAUMERE – Theresia Rosalina (33) adalahseorang karyawan swasta yang sudah cukup lama menjadipeserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Wanita yang akrab disapa Santi ini selalu mengandalkan Program JKN apabila ia perlu mengakses layanan kesehatan. Santi merasakan dampak positif terhadap Program JKN selama ini, khususnya saat ia melahirkan anak pertama dan keduanya.
Ia mengatakan proses mengakses pelayanan kesehatan dengan Program JKN sangat mudah. Santi mengatakan pelayanan kesehatan yang diperolehnya sangat memuaskan.
“Saya melahirkan anak pertama saya di Puskesmas dengan menggunakan Program JKN dan semua berjalan lancar. Begitupun pada saat melahirkan anak kedua di rumah sakit, saya juga menggunakan Program JKN. Semua proses administrasinya gampang, saya cukup menunjukkan identitas peserta JKN dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) di Kartu Tanda Penduduk (KTP). Bidan, perawat maupun doktermelayani dengan sangat baik,” ujar Santi pada Kamis (13/06).
Santi mengatakan kalau ia melahirkan anak pertama secara normal sedangkan anak kedua secara caesar di rumah sakit. Menurut Santi, pelayanan Puskesmas maupun di Rumah Sakit dr. TC Hillers Maumere membuatnya merasa cukup puas. Ia juga tidak mengeluarkan biaya selama mengakses pelayanan kesehatan tersebut.
“Pasti biayanya cukup besar kalau saya bayar sendiri. Hal inimemudahkan saya, termasuk biaya caesar. Kalau jadi pasien umum dan membayar dengan uang sendiri, tentu kami sudah pusing bagaimana mencari biayanya. Untung saja ada Program JKN ini,” tutur Santi.
Santi juga mengatakan bahwa sejak dulu ia dan keluarga selalu memperhatikan keaktifan status kepesertaan JKN mereka. Menurutnya menjadi peserta JKN aktif dapat memudahkan ketika mengakses layanan kesehatan di fasilitas kesehatan. Ia bercerita pertama kali menjadi peserta JKN karena dapat dari tempat ia bekerja. Ia mengaku sempat menjadi peserta mandiri pada saat berhenti bekerja.
“Lihat saja, kalau sekarang kita berobat ke mana-mana, pasti yang pertama ditanya sudah jadi peserta JKN atau belum. Saya dulu pertama kali jadi peserta JKN dapat dari tempat kerja lalu sempat berhenti dan saya daftar mandiri. Sekarang saya sudah jadi peserta JKN yang ditanggung tempat kerja karena sudah bekerja lagi,” ucap Santi.
Santi juga mengatakan kalau anak-anaknya juga sering mengakses layanan kesehatan dengan Program JKN. Pelayanan di dokter keluarga tempat anak-anaknya terdaftar sangat baik. Ia mengaku kalau anak-anaknya sembuh setelah berobat di dokter tersebut. Ia juga tidak mengeluarkan biayasama sekali. Sinta merasa senang karena dapat menggunakannya ketika anak-anak sakit.
“Anak-anak saya sering juga pakai ketika sakit. Biasanya kalau anak-anak sakit batuk pilek atau demam. Anak-anak dan suami terdaftar di dr. Lince dan mereka cocok disana. Kalau sudah berobat mereka pasti sembuh, hanya saya yang terdaftar di Puskesmas Waipare karena kemarin dirubah waktu saya hamil. Sekarang saya mau ubah ke dr. Lince lagi karena sudah melahirkan,” ujar Santi.
Santi mengaku bahwa ia sudah paham caranya mengubah lokasi fasilitas kesehatannya dengan Aplikasi Mobile JKN. Selain itu banyak fitur lainnya yang dapat dimanfaatkan peserta JKN dalam mengakses layanan administrasi dan layanan kesehatan seperti antrean online, skrining riwayat kesehatan dan lain sebagainya. Santi pun terkesan karena dengan banyaknya fitur yang ada pada Aplikasi Mobile JKN, peserta JKN tak dipusingkan lagi apabila harus mengurus administrasi kepesertaan. Di samping itu, Aplikasi Mobile JKN juga menyediakan layanan informasi dan pengaduanyang bisa dimanfaatkan 24 jam oleh peserta JKN. (ak/SI)







